tilikbanua.com
Berita Utama

Proses Identifikasi Terkendala Waktu, Tim DVI Polda Kalsel Andalkan Tes DNA Korban Kapal Virgo

BANJARMASIN, tilikbanua.com,  — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bekerja keras melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban musibah Kapal Virgo yang dirujuk ke RS Bhayangkara Banjarmasin.

​Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol. dr. Much Sofwan, menjelaskan bahwa proses identifikasi jenazah yang dievakuasi setelah melewati hari kelima hingga sepuluh pasca kejadian mengalami berbagai kendala teknis.
​
“Kedatangan jenazah yang melewati hari kelima biasanya mengalami banyak kendala. Karena pemeriksaan dari kedokteran forensik, odontologi forensik, INAVIS, serta pencocokan data antemortem dan postmortem mengalami kesulitan,” ujar Kombes Pol. dr. Much Sofwan di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Senin (21/09/2026) kemarin.

​Kombes Pol. dr. Much Sofwan menyebutkan, apabila pemeriksaan data medis, gigi forensik, sidik jari, hingga properti korban belum mampu menghasilkan data yang valid, tim DVI wajib melakukan pemeriksaan penunjang berupa tes DNA.

​Guna mendukung proses ini, sampel DNA dari jenazah dan pihak keluarga korban yang terdekat akan dikirimkan ke laboratorium DVI di Jakarta.

​”Pengambilan sampel DNA baik dari jenazah maupun keluarga antemortem yang mendekati akan kami kirim ke Jakarta untuk pemeriksaan laboratorium. Prosesnya biasanya memakan waktu sekitar dua minggu, namun bisa lebih cepat sekitar satu minggu jika antrean laboratorium tidak padat,” jelasnya.

Sampel DNA dari beberapa jenazah yang telah siap dipastikan segera dikirim tanpa harus menunggu jenazah lainnya.

​Hingga saat ini, Tim DVI telah mengonsolidasikan sekitar 135 data antemortem hasil kerja sama dan kolaborasi dengan Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur, serta Polda Kalsel.
​
Meski data yang masuk terbilang banyak, tim masih terus melakukan validasi karena adanya duplikasi laporan dari keluarga korban yang melapor di tempat berbeda.

Pihak DVI mengimbau keluarga korban untuk terus berpartisipasi memberikan informasi selengkap-lengkapnya guna mempercepat identifikasi.

​Disisi lain, menghadapi potensi kedatangan jenazah dalam jumlah banyak secara bersamaan, Polda Kalsel mendapat dukungan penuh dari Kapolda Kalsel terkait penyiapan fasilitas penyimpanan.
​
Saat ini telah disiagakan dua unit fasilitas pendingin (freezer) jenazah di RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjaga kondisi jenazah selama menunggu hasil pemeriksaan laboratorium DNA keluar.
​
“Kami mohon kesabaran dari pihak keluarga korban dan rekan-rekan wartawan. Seluruh tim, baik DVI Polda Jatim, Jabar, Kalsel, hingga Pusident Bareskrim Polri terus bekerja keras dan maksimal,” pungkasnya. (Rian/Razie)

Related posts

Tembus Gelombang 1,5 Meter, 600 Personel SAR Gabungan Dikerahkan Cari 129 Korban Hilang KM Virgo Transport 8

razie albanjari

Mulai 29 September, PAM Bandarmasih Kembali Distribusikan Air Konsumsi ke Wilayah Terdampak

razie albanjari

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Hari Ke-18: Basarnas Tegaskan Keselamatan Penyelam Jadi Prioritas Utama

razie albanjari

Leave a Comment