tilikbanua.com
Berita Utama

​Sering Rusak dan Tak Efektif, Pagar Besi Siring Pierre Tendean Bakal Diganti Pagar Beton Permanen

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Kondisi pagar pembatas besi di kawasan objek wisata Siring Pierre Tendean, khususnya di sekitar Menara Pandang Banjarmasin, kini memprihatinkan. Sejumlah bagian pagar tampak rusak, keropos, bahkan patah, sehingga terpaksa dipinggirkan oleh petugas kawasan.

​Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menilai penggunaan material pagar besi di area wisata terbuka kurang efektif dan rentan mengalami kerusakan akibat faktor cuaca maupun aktivitas warga.

​Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan perencanaan awal untuk mengganti pagar pembatas besi tersebut dengan konstruksi pagar beton yang lebih kokoh, rapi, dan permanen.

​”Untuk pagar siring Menara Pandang yang sewaktu dulu dibuat dengan sistem pagar besi dan sebagainya, ini sangat kurang efektif. Kerusakan atau patah sering terjadi karena minimnya pemeliharaan, serta pengaruh cuaca kehujanan dan kepanasan atau terkena dampak dari kegiatan warga. Sehingga sebagian besi yang patah dipinggirkan oleh petugas,” ujar Ibnu Sabil, Rabu (21/10/2026).
​
Sabil menambahkan, konsep penataan pagar beton ini mengadopsi penataan kawasan wisata terkemuka di luar daerah, seperti halnya pagar pembatas di Pantai Kuta, Bali.

Meski kawasan siring tetap diakses secara publik dan gratis (tidak berbayar), keberadaan pagar beton dinilai bakal meningkatkan privasi, estetika, serta keamanan pengunjung.

​”Kami melihat dari wisata-wisata yang ada di luar, seperti di Bali kayak di Pantai Kuta misalnya. Itu masuk tetap tidak berbayar, tapi dipagar dengan bagus yaitu pagar beton. Nah, kami usahakan di tahun ini membuat perencanaannya terlebih dahulu, dan nanti di 2027 kami usulkan untuk pembuatan pagar secara permanen yaitu beton. Sehingga privilege dan estetika wisatanya lebih tinggi, lebih tertata, dan lebih cantik dibanding pagar besi yang terkesan tidak terawat,” jelasnya.
​
Rencananya, pengerjaan pagar beton permanen tersebut akan membentang sepanjang kawasan siring dari titik Jembatan Merdeka hingga Jembatan Pasar Lama dengan perkiraan panjang mencapai 800 meter.

​”Perencanaan saat ini kita hitung dari Jembatan Merdeka sampai dengan Jembatan Pasar Lama, kira-kira panjangnya kurang lebih 800 meteran. Jadi nanti dibeton seperti Pantai Kuta itu, tetap terbuka tanpa bayar tetapi dari tepi jalan terlihat rapi dan bagus,” pungkas Sabil. (Rian/Razie)

Related posts

Protes Listrik Padam di Kalselteng, Aliansi Masyarakat Kalsel Bersatu “Sumbang” Batubara ke PLN

razie albanjari

Diduga Kerap Dilintasi Truk Bermuatan Berat, Jembatan Banyiur Basirih Sempat Ambles Sebelum Diperbaiki

razie albanjari

Respons Cepat Ambruknya Jembatan Saka Harang Mantuil: Pemko Pasang Jembatan Bailey dan Jadwalkan Rekonstruksi Total di 2027

razie albanjari

Leave a Comment