tilikbanua.com
Lingkungan

Polda Kalsel Uji Coba Tepung Untuk Padamkan Karhutla di Banjarbaru

BANJARBARU, tilikbanua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mulai menguji coba penggunaan cairan berbahan dasar tepung ubi atau singkong untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Uji coba tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, di titik kebakaran lahan di Jalan Bandara Baru, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis (27/8/2026).

Metode yang memanfaatkan bahan pendistribusian dari Mabes Polri ini merupakan tindak lanjut dari gagasan ubi bombing yang didorong Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan karhutla di Sumatra Selatan pada 24 Agustus 2026 lalu.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan bahwa dirinya bersama Waka Polda dan sejumlah pejabat utama Polda Kalsel turun langsung mengecek titik api sekaligus menguji efektivitas tepung tersebut.

“Kita mengecek beberapa titik api yang ada di Banjarbaru, dan kita hari ini mencoba tepung yang didistribusi dari Mabes Polri,” kata Yudha di lokasi kebakaran, Kamis (27/8/2026).

Rosyanto menjelaskan, dalam pengujian tersebut, cairan campuran air dan tepung langsung disiramkan ke lokasi kebakaran. Hasilnya menunjukkan respon positif, baik pada titik api di permukaan maupun pada lahan gambut.

“Tadi kita lihat ada beberapa di titik-titik api, begitu kita siram dengan menggunakan cairan dan dengan air yang kita aduk dengan tepung tadi, itu langsung padam. Dan ada beberapa tanah yang di bawahnya masih ada gambut yang menyala, ini juga padam,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya menyatakan akan terus melakukan uji coba secara berkelanjutan guna memastikan efektivitas metode baru ini sebelum dilaporkan secara resmi ke tingkatan puncak pimpinan.

“Mudah-mudahan ini efektif bisa untuk menekan dan meredakan kebakaran yang ada di Kalimantan Selatan. Hari ini kita coba, kita tes mana yang lebih efektif, dan tentunya semua masukan saran kita terima. Tapi ini akan kita coba terus, nanti akan kita laporkan efektivitas ini ke Mabes Polri. Jadi selalu uji coba terus,” tegas Yudha.

Selain menguji coba formula tepung, Polda Kalsel juga memperkuat strategi pemadaman darat dengan menyiagakan kolam bioflok portabel untuk mendekatkan sumber air ke titik api.

Sebelumnya, sebanyak 6 kolam bioflok telah terpasang di kawasan Awang Peramuan-Pengayuan yang menjadi area tanggung jawab pemadaman dan pencegahan oleh Polda Kalsel.

Menyikapi kebakaran yang terjadi dalam sepekan terakhir di kawasan Guntung Damar, fasilitas serupa akan segera ditambah.

“Rencananya di kawasan Guntung Damar ini, karena tadi laporan sudah seminggu di sini terjadi kebakaran, kita coba tempatkan di sini kolam bioflok juga untuk kapasitas 12.000 liter. Begitu juga yang ada di Guntung Damar lainnya tepatnya Jalan Sempati Ujung, sebelum kanal-kanalnya bisa dialiri air, kita coba meletakkan kolam-kolam bioflok ini mendekatkan ke titik api,” jelasnya.

Penempatan sarana penyimpanan air penunjang ini diharapkan dapat mempermudah pergerakan petugas di lapangan sehingga pemadaman titik-titik api di wilayah Kalimantan Selatan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. (Caca/Razie)

Related posts

Diduga Akibat Pembukaan Lahan, Karhutla Terjadi di Cindai Alus Kabupaten Banjar

razie albanjari

Sumber Air Surut, Balai Dalkarhut Kalsel Dorong pembuatan Sumur Bor Pemadaman

razie albanjari

Wamenko Pangan Bersama Tim Gabungan Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan di Banjarbaru

razie albanjari

Leave a Comment