tilikbanua.com
Peristiwa

Tertimpa 30 Lembar Triplek, Buruh Asal Banjarmasin Tewas di Tempat

BANJARBARU, tilikbanua.com – Kecelakaan kerja merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Banjarbaru. Syamsudin Noor (42), seorang buruh angkut asal Banjarmasin, tewas seketika usai tertimpa puluhan lembar papan plywood (triplek) saat membongkar muatan kontainer di Jalan Trikora, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (21/9/2026) pagi.

Insiden maut yang terjadi di area samping Bengkel Dhia Jaya Motor sekitar pukul 10.30 WITA ini kini dalam penyelidikan intensif kepolisian guna mendalami dugaan kelalaian prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban saat itu berada di dalam kontainer untuk menurunkan material kayu. Tiba-tiba, tumpukan triplek tebal runtuh dan menghimpit tubuhnya hingga terhempas keras.

“Korban bekerja sebagai buruh angkut dan sedang melakukan bongkar muat di dalam kontainer. Saat menurunkan material, korban tertimpa kurang lebih 30 lembar plywood setebal 2 sentimeter, lalu jatuh membentur lantai,” terang anggota Tim Identifikasi Inafis Polres Banjarbaru, Brigadir Polisi Alamsyah Gita Wardhana.

Dampak benturan berat material kayu tersebut sangat fatal. Hasil pemeriksaan medis awal bersama tim dokter Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru mencatat korban mengalami pendarahan hebat di area wajah serta cedera fisik di beberapa bagian tubuh.

“Korban mengalami pendarahan aktif dari telinga, hidung, dan mulut. Selain itu, ditemukan beberapa luka lecet di bagian punggung, bahu, serta dada,” tambah Alamsyah.

Sementara itu, relawan Emergency Trisakti, Ahmad Hadori, yang tiba di lokasi tak lama setelah menerima panggilan darurat dari pekerja gudang mengonfirmasi bahwa kondisi korban sudah tidak bernyawa saat pertama kali diperiksa.

“Kami terima laporan sekitar jam 10.30 WITA dari kawan yang bekerja di gudang dan langsung berangkat. Begitu sampai di TKP dan dilakukan pengecekan, korban sudah meninggal dunia akibat pendarahan hebat. Kondisi awal yang terlihat ada pendarahan dan perubahan bentuk di bagian kepala,” ungkap Hadori.

Di lokasi kejadian, Tim Inafis Polres Banjarbaru bergerak cepat mengidentifikasi korban menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) sebelum mensinkronkan data kependudukan korban dengan pihak Polsek Banjarbaru Utara.

Guna pengusutan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan dan evaluasi standar keselamatan kerja di lokasi bongkar muat tersebut, proses penyelidikan kini sepenuhnya ditangani oleh pihak Polsek Banjarbaru Utara. (Caca/Razie)

Related posts

Luka Mendalam dan Kekecewaan Keluarga Korban Tenggelam Kemah MTs Al Furqon: Tuntut Keadilan dan Pengawasan Sekolah

razie albanjari

Pria Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Martapura, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian.

razie albanjari

Asyik Bermain Bersama Teman, Seorang Anak Dilaporkan Hilang Tenggelam di Sungai Martapura

razie albanjari

Leave a Comment