tilikbanua.com
Berita Utama

Diperkuat 3 Helikopter, Lanud Sjamsudin Noor Masifkan Evakuasi Udara Korban KM Virgo Transport 8

BANJARBARU, tilikbanua.com – Memasuki hari ke-12 Operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, helikopter Dauphin HR-3604 milik Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan (Satud PP) Basarnas memegang peranan krusial dalam menuntaskan evakuasi udara korban selamat maupun meninggal dunia.

Kapten Pilot HR-3604 sekaligus Dansatud PP Wing Udara 2, Letkol Pnb Nurfi Ahmad Maulidin, mengungkapkan alur dan dinamika operasi udara yang dilakoni timnya bersama unsur helikopter Panther TNI Angkatan Laut sepanjang hari ini.

Diwawancarai di Lanud Sjamsudin Noor, Letkol Pnb Nurfi menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran tiga sorti penerbangan yang dieksekusi oleh armada HR-3604.

Dari total 16 jenazah yang dievakuasi gabungan hari ini, 13 di antaranya berhasil dipindahkan melalui helikopter HR-3604.

“Alhamdulillah, pelaksanaan operasi hari ini untuk HR-3604 dari Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan Wing Udara 2 berjalan lancar. Seluruhnya kami melaksanakan tiga sorti penerbangan dan membawa total 13 jenazah,” ujar Letkol Pnb Nurfi.

Ia menerangkan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu kunci keberhasilan manuver udara hari ini.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang kerap terhambat awan tebal dan jarak pandang terbatas, cuaca di atas titik koordinat pencarian relatif kondusif.

“Alhamdulillah untuk kondisi cuaca seluruhnya baik, kondisi angin, ombak maupun arus. Tadi kami yang digunakan langsung landing di KN SAR Pacitan,” tambahnya.

Dalam skema evakuasi hari ini, heli HR-3604 melakukan manuver transfer korban secara langsung ke geladak kapal SAR utama di laut.

Operasi evakuasi udara hari ke-12 ini juga diperkuat oleh kedatangan helikopter Panther milik TNI AL yang bertolak dari kapal perang KRI Gusti Ngurah Rai.

Komandan Lanud (Danlanud) Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, memberikan gambaran menyeluruh mengenai total akumulasi korban dan kesiapan alutsista gabungan yang dikerahkan dari pangkalan udara.

“Hari ini kita meng-evakuasi sebanyak 16 jenazah melalui empat sorti penerbangan. Operasi ini dilakukan oleh gabungan satu Helikopter Basarnas Dauphin (HR-3604) dan satu Helikopter Panther dari TNI Angkatan Laut,” jelas Kolonel Pnb Hilman.

Danlanud menjelaskan, pada sorti pertama helikopter berhasil membawa 4 jenazah, kemudian diikuti sorti kedua yang mengangkut 3 jenazah menggunakan HR-3604.

Selanjutnya, sorti ketiga membawa 3 jenazah lagi menggunakan Helikopter Panther dari TNI Angkatan Laut, dan ditutup dengan sorti keempat yang mengangkut 6 jenazah menggunakan HR-3604.

“Kemarin kita mendapat perkuatan helikopter yang datang dari kapal KRI Gusti Ngurah Rai dan tiba di Lanud ini. Jadi total kekuatan kita saat ini ada tiga helikopter untuk melakukan evakuasi dari kapal,” tegas Danlanud.

Lebih lanjut, Kolonel Pnb Hilman memaparkan penempatan hasil evakuasi di lapangan, di mana 3 jenazah dievakuasi ke KRI Gusti Ngurah Rai dan 13 jenazah dievakuasi ke KN SAR Pacitan.

Pihaknya menegaskan bahwa intensitas sortie penerbangan akan terus disesuaikan secara dinamis mengikuti perkembangan laporan di laut. Jika temuan korban meningkat, seluruh armada udara disiagakan untuk langsung bergerak. (Caca/Razie)

Related posts

Pantau Karhutla Banjarbaru, Mahasiswa ULM Diajak Pahami Sulitnya Pemadaman Lahan Gambut

razie albanjari

Diserbu Pembeli dan Relawan Karhutla, Toko Alkes di Banjarbaru Jamin Stok Masker Aman dan Harga Normal

razie albanjari

Banjarmasin dan Sekitarnya Kembali Dilanda Pemadaman Listrik, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu

razie albanjari

Leave a Comment