tilikbanua.com
Berita Utama

Dibawa Helikopter Basarnas, 6 Kantong Jenazah KM Virgo Dari Pangkalan Bun Diserahkan ke DVI

BANJARBARU, tilikbanua.com – Minggu ke tiga pencarian korban KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan menerbangkan enam jenazah ke Lanud Sjamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Jumat (2/10/2026) pukul 12.10 WITA, guna menjalani identifikasi medis oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Penemuan korban diawali pada Rabu (30/9/2026) dini hari, tepat di hari ke-18 operasi SAR ketika jenazah pertama ditemukan terdampar di Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Penyisiran intensif yang berlanjut hingga ke kawasan Sungai Teruntum, Kabupaten Seruyan, yang membuahkan hasil dengan ditemukannya jenazah tambahan di area perairan pantai.

Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Direktorat Operasi Basarnas, Rangga Aribowo, mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi telah berada di tangan tim medis untuk pencocokan data primer dan sekunder.

“Kami informasikan bahwa helikopter Basarnas HR-3604 sudah landing di Lanud Sjamsudin Noor Jumat (2/10/2026) pukul 12.10 WITA. Paket yang dibawa dari Lanud Pangkalan Bun itu berjumlah enam paket. Selanjutnya diserahkan ke rekan-rekan DVI untuk segera diidentifikasi,” ujar Rangga Aribowo, Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Direktorat Operasi Basarnas, Jumat (2/10/2026).

Seluruh kantong jenazah yang diterbangkan menggunakan helikopter HR3604 milik Basarnas tersebut kini berada dalam penanganan intensif Tim DVI.

Identifikasi ini sangat krusial mengingat kondisi jenazah yang telah berada di perairan selama belasan hari.

Rangga menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di kawasan perairan terpencil yang mendekati garis pantai dan kawasan muara.

“Paket-paket ini dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dari perairan sepanjang garis pantai sekitar Seruyan sampai menuju ke daerah Pangkalan Bun. Lokasi penemuannya di sekitar perairan yang mendekati garis pantai dan dekat muara-muara,” jelas Rangga.

Proses evakuasi dari Pangkalan Bun menuju Banjarbaru sempat tertunda karena alotnya proses evakuasi lapangan yang baru selesai Kamis malam.

“Kemarin sempat menginap di Pangkalan Bun karena proses evakuasinya baru selesai tadi malam. Sampai di Lanud Pangkalan Bun itu baru selesai tadi malam. Kemudian baru pagi ini kita bisa evakuasi dari Pangkalan Bun menuju ke Banjarmasin. Alhamdulillah, cuaca bagus, cerah, penerbangan juga lancar,” ungkap Rangga.

Meskipun enam jenazah telah berhasil dibawa ke posko DVI di Banjarmasin, operasi SAR terhadap KM Virgo Transport 8 belum sepenuhnya ditutup. Basarnas masih menyiagakan armada udara untuk memantau situasi di perairan. (Caca)

Related posts

Atasi Kabel Semrawut, Pemko Banjarmasin Mulai Terapkan Tiang Bersama

razie albanjari

Pesan KH Hasanuddin di Harlah ke-112 Ponpes Darussalam Martapura

razie albanjari

Penyegaran Birokrasi Banjarbaru, Wali Kota Lisa Halaby Rotasi Jajaran Kepala Dinas hingga Asisten

razie albanjari

Leave a Comment