tilikbanua.com
Berita Utama

Polda Kalsel Gencarkan Surfaktan Untuk Pemadaman Karhutla di Sekitar RSJ Sambang Lihum

BANJARBARU, tilikbanua.com – Tim gabungan terus mengintensifkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi Lingkar Utara, wilayah perbatasan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Langkah ini diambil usai kobaran api yang melonjak sejak akhir September lalu meluas hingga mendekati kawasan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, meninjau langsung lokasi penanganan di sekitar RSJ Sambang Lihum guna memastikan pemadaman berjalan optimal.

Fokus utama petugas saat ini adalah menekan kepulan asap pekat yang berpotensi mengganggu kesehatan para pasien.

“Kondisinya memang asapnya masih banyak di sana, itu mengganggu pasien yang ada di Rumah Sakit Sambang Lihum dan kita khawatirkan nanti pasiennya menderita ISPA,” ujar Kapolda Kalsel saat memberikan keterangan di lokasi penanganan.

Dalam upaya mempercepat pemadaman, Polda Kalsel bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Prov Kalsel untuk menerapkan aplikasi cairan surfaktan. Metode ini sebelumnya terbukti efektif menanggulangi karhutla di area seluas 61 hektare yang menjadi target pemadaman selama dua minggu terakhir.

“Penggunaan surfaktan ini kita coba di sekitar RSJ Sambang Lihum. Target lokasi 61 hektare sebelumnya berhasil kita padamkan dalam dua minggu dan asapnya hilang. Kita upayakan metode serupa di Sambang Lihum,” tambah Kapolda.

Guna memastikan pemadaman lebih presisi dan efisien, tim gabungan juga memanfaatkan pemetaan drone thermal pada malam hari untuk mendeteksi titik-titik panas (hotspot) yang masih tersembunyi di dalam tanah gambut.

Dengan data tersebut, petugas dapat melakukan penyiraman secara selektif hingga tidak ada lagi sisa api di sekitar kawasan rumah sakit.

Selain fokus pada penanggulangan di lapangan, jajaran kepolisian turut memperketat penegakan hukum terhadap kasus pembakaran lahan. Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat terdapat 11 korporasi yang masuk dalam pemeriksaan serta 6 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. (Caca/Razie)

Related posts

Mengenang Rudy Ariffin: Mantan Gubernur Kalsel yang Dikenal Pengayom dan Peduli Sosial

razie albanjari

Tertibkan KTL, Dishub Banjarmasin Incar Jukir Liar di Hasanuddin HM hingga Kayu Tangi

razie albanjari

​Sekda Banjarmasin Kecewa Masih Ada ASN Terlambat dan Absen Saat Apel di Balai Kota​

razie albanjari

Leave a Comment