tilikbanua.com
Berita Utama

​Hari ke-20 Operasi SAR KM Virgo Transport 8: 6 Paket Diberangkatkan ke Pangkalan Bun, Metode Penyelaman Dievaluasi

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-20 pada Jumat (2/10/2026) kemarin. Tim SAR gabungan mencatat perkembangan terbaru terkait proses evakuasi serta menentukan langkah teknis pencarian untuk hari selanjutnya.

​Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, Bram Madya Temara, menyampaikan bahwa pada Jumat pagi, sebanyak 6 paket berisi sisa jenazah telah diberangkatkan dari Pangkalan Bun.

​”Tadi pagi sudah diberangkatkan dari Pangkalan Bun 6 paket, dari 4 paket yang sebelumnya dan 2 paket yang penemuan atau yang dilaporkan hari ini ditemukan. Jadi itu hasil untuk operasi SAR hari ini,” ujar Bram Madya Temara di Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tadi malam.

​Mengenai metode pencarian di bawah air, Bram menjelaskan bahwa tim penyelam telah memaksimalkan penyisiran di seluruh area badan kapal yang aman.

Evaluasi mendalam tengah dilakukan mengingat risiko penyelaman yang semakin tinggi di area tertentu.

​”Rencana operasi masih kita lanjutkan besok di hari ke-21. Untuk metode penyelaman masih kita evaluasi karena tim penyelam dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, maupun tim selam lainnya sudah memaksimalkan pencarian di titik-titik yang safety. Ketika masuk terlalu dalam sudah dinyatakan tidak safety atau membahayakan bagi penyelam itu sendiri. Sampai kemarin, hasil penyelaman terakhir masih nihil,” jelasnya.

​Meskipun metode penyelaman dievaluasi, pencarian di permukaan air dipastikan tetap berlangsung. Tim SAR mengerahkan armada penyisiran sesuai prediksi arah pergerakan atau arus (drift) korban.

​”Operasi SAR masih tetap dilaksanakan dengan metode pencarian di permukaan air sesuai drift atau dugaan arah pergerakan korban. Penyisiran mengarah ke wilayah kerja Kantor SAR Palangkaraya atau daerah Seruyan, Kalimantan Tengah,” tambah Bram.

​Terkait kepastian perpanjangan masa operasi SAR, pihak Basarnas bersama unsur SAR gabungan akan memutuskan setelah melihat hasil penyisiran pada hari Sabtu (3/10/2026) ini.

​”Diperpanjang atau tidak tergantung dari hasil evaluasi. Kita belum bisa bicara diperpanjang atau tidak karena masih ada satu hari kesempatan. Kita maksimalkan penyisiran di permukaan, lalu SMC (SAR Mission Commander) bersama seluruh unsur tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mengambil keputusan,” pungkas Bram. (Rian/Razie)

Related posts

Perbaiki Alat AQMS Kementerian yang Rusak, Pemko Banjarmasin Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Kualitas Udara​

razie albanjari

Insiden UGD Kosong di Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Ancam Sanksi Tegas

razie albanjari

Karhutla Mulai Mengancam Banjarbaru, 25 Hektare Lahan Terbakar

razie albanjari

Leave a Comment