tilikbanua.com
Berita Utama

Kebakaran Lahan Dekat Pemukiman Kembali Marak, Warga Handil Bakti Panik Api Mendekati Rumah

BATOLA, tilikbanua.com — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati wilayah pemukiman penduduk kembali menghantui warga Kabupaten Barito Kuala.

Kobaran api membumbung tinggi di area lahan kosong yang terletak tepat di belakang Komplek Persada Baru 1/2, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Jumat (16/10/2026) malam.

​Peristiwa yang terjadi saat malam hari tersebut mendadak membuat suasana di sekitar komplek mencekam.

Warga yang panik melihat besarnya kobaran api dan kepulan asap pekat langsung berhamburan keluar rumah untuk berupaya mengamankan bangunan tempat tinggal mereka.

​Puluhan armada dan jajaran Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan bersama relawan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan.

Petugas berkejaran dengan waktu untuk memblokir pergerakan si jago merah agar tidak merambat dan menghanguskan bangunan warga.

​Proses pemadaman di lapangan memakan waktu dan menguras tenaga petugas akibat sulitnya menemukan titik air yang memadai di sekitar lokasi kebakaran.

Debit air yang minim memaksa para relawan BPK memutar otak dan menyambung selang hingga jarak yang cukup jauh dari sumber air terdekat.
​
Melihat kobaran api yang terus membesar dan mengancam pemukiman, warga setempat tak tinggal diam. Dengan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu menyiramkan air menggunakan ember untuk menahan laju api di garis terdepan pemukiman.

​Maraknya titik api di kawasan tersebut menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat lokal.

Salah seorang warga sekitar, Isur, menduga bahwa peristiwa kebakaran lahan ini bukan sekadar faktor alam belakangan ini, melainkan ada campur tangan pihak tidak bertanggung jawab.
​
“Kami sangat khawatir karena api ini arahnya cepat sekali mendekati rumah warga. Kalau melihat kondisinya, kami menduga kebakaran ini ada unsur kesengajaan dari oknum yang membakar lahan. Soalnya tidak mungkin api tiba-tiba menyala besar begitu saja di beberapa titik kalau tidak ada yang menyulutnya,” ujar Isur di lokasi kejadian.

Dirinya pun berharap, kondisi seperti ini tidak terjadi lagi, mengingat lahan kosong tersebut cukup dekat dengan rumah warga.

“Mudah – mudahan tidak terjadi lagi, apalagi air susah disini. Jarak sungai pun cukup jauh,” tuturnya.

​Hingga berita ini diturunkan, jajaran relawan BPK bersama aparat dan warga sekitar masih terus berjibaku melakukan pembasahan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada lagi sisa-sisa bara api yang berpotensi menyala kembali tertiup angin malam.

Related posts

Helikopter Basarnas Bawa 7 Jenazah Korban KM Virgo dari Palangkaraya Ditengah Asap Tebal

razie albanjari

Muhidin Minta Maaf soal Karhutla: “Kami Belum Bisa Membantu Seluruh Kalimantan Selatan”

razie albanjari

Ditiup Angin Kencang, Karhutla di Pengayuan Banjarbaru Makin Membesar dan Ancam Permukiman Warga

razie albanjari

Leave a Comment