BANJARMASIN, tilikbanua.com — Kabut asap pekat kembali menyelimuti Kota Banjarmasin dan mulai berdampak signifikan terhadap sektor transportasi, khususnya angkutan sungai.
Jarak pandang yang terbatas di sepanjang jalur perairan dinilai sangat membahayakan keselamatan pelayaran.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, mengimbau seluruh masyarakat dan penyedia jasa angkutan sungai untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan.
”Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa angkutan sungai kiranya mengutamakan keselamatan dengan mengurangi kegiatan menggunakan jalur sungai, karena jarak pandang terbatas sangat membahayakan keselamatan perjalanan,” ujar Slamet Begjo Sabtu (24/10/2026).
Selain menyoroti keselamatan pelayaran, Slamet juga mengingatkan warga untuk memelihara kesehatan fisik di tengah paparan asap yang kian tebal.
Masyarakat disarankan memakai masker saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan demi mengantisipasi gangguan pernapasan.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di jalur perairan, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin mengintensifkan pengawasan rutin.
“Untuk patroli di sungai, kita lakukan tiap weekend, yakni di hari Sabtu dan Minggu,” jelasnya.
Meski kabut asap tergolong cukup pekat dan mengganggu pandangan, hingga saat ini pihak Dishub mengonfirmasi belum ada laporan kecelakaan maupun insiden menonjol di kawasan perairan Banjarmasin.
”Untuk sementara tidak ada laporan kejadian di sungai,” pungkas Slamet.
Para nakhoda, jurudi mudi, serta penumpang moda transportasi air diharapkan tetap berhati-hati, memperlambat laju perahu/kelotok, serta selalu menyalakan lampu penerangan saat melintas di tengah kabut asap. (Rian/Razie)


