tilikbanua.com
Berita Utama

​Dikepung Kabut Asap Pekat, Pemkot Banjarmasin dan Aisyiyah Kalsel Turun ke Jalan Bagikan 15.000 Masker

BANJARMASIN, tilikbanua.com — Kondisi udara di Kota Banjarmasin dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan kualitas akibat kabut asap pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah.

Menyikapi situasi darurat kesehatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bergerak cepat dengan menggandeng Aisyiyah Wilayah Kalimantan Selatan serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menggelar aksi sosial pembagian masker, Minggu (25/10/2026).

​Aksi tanggap darurat ini menyasar para pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di ruang publik yang terpapar langsung oleh buruknya kualitas udara.

Sebanyak 15.000 masker dibagikan secara langsung di berbagai titik strategis demi memberikan perlindungan dini bagi warga dari ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

​Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, mengungkapkan bahwa pembagian masker ini merupakan langkah preventif yang mendesak di tengah memburuknya kondisi kabut asap saat ini.

​”Melalui pembagian 15.000 masker ini, kami ingin mengajak masyarakat agar semakin memahami pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Yanuar di sela-sela kegiatan.

“Mengingat kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap, penggunaan masker sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan sangat krusial untuk mencegah potensi gangguan kesehatan saluran pernapasan,” sambungnya.

​Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang sigap merespons situasi ini sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat secara luas.
​
“Upaya menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, perlindungan kesehatan di tengah situasi kabut asap ini dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan,” tuturnya.

​Adapun aksi pembagian masker ini dipusatkan di beberapa titik padat lalu lintas yang menjadi jalur utama pengendara di Kota Banjarmasin, di antaranya di Bundaran Masjid Hasanuddin Madjedi Kayutangi, ​Lampu merah Jalan Gatot Subroto – Jembatan Flyover,  Kawasan Pasar Murah di halaman Mahligai Pancasila dan di sekitaran ​Jalan Pemurus Dalam Banjarmasin Selatan.
​
Pemilihan lokasi-lokasi tersebut dinilai paling efektif untuk menjangkau langsung para pengendara motor serta masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan di tengah kepungan kabut asap.

​Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Aisyiyah Kalsel dan unsur SKPD mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak serta senantiasa mengenakan masker demi menjaga kesehatan lingkungan dan pernapasan di Kota Seribu Sungai. (Rian/Razie)

Related posts

PAM Bandarmasih Luruskan Kabar Air Payau Mulai 17 September

razie albanjari

Batik Air Malaysia Resmi Terbang dari Banjarmasin, Konektivitas Kalsel-Kuala Lumpur Makin Terbuka

razie albanjari

Garda Depan di Tengah Kemarau: PAM Bandarmasih Kerahkan Armada Tanki Pasok Air Bersih

razie albanjari

Leave a Comment