MARABAHAN, tilikbanua.com – Keberadaan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Marabahan di Desa Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala (Batola) membawa angin segar bagi keselamatan pelayaran dan pertumbuhan ekonomi masyarakat perairan Sungai Barito.
Fasilitas keamanan perairan yang berlokasi di Jalan Atak Imberansyah, RT 11/RW 04 tersebut resmi diresmikan pada Jumat (16/10/2026).
Peresmian dihadiri langsung oleh Komandan Kodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi, serta jajaran Forkopimda setempat.
Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji menekankan bahwa fokus utama hadirnya Posal ini adalah memberikan proteksi maksimal bagi warga Batola yang menggantungkan mata pencaharian di wilayah sungai dan perairan.
”Sebagian besar masyarakat di Barito Kuala beraktivitas di wilayah sungai dan laut. Kehadiran Posal ini hadir untuk memberikan rasa aman saat warga beraktivitas, sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui iklim perairan yang kondusif,” tegas Laksda TNI Sumarji Bimoaji usai acara peresmian.
Selain fungsi pengawasan lalu lintas air, Bimoaji menegaskan kantor Posal Marabahan terbuka luas untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pos ini untuk sosialisasi maupun koordinasi kegiatan warga.
”Kantor Posal ini silakan dimanfaatkan masyarakat untuk sosialisasi dan kegiatan bersama. Namun untuk ketertiban bersama, aktivitas penambatan perahu di area pos tetap perlu berkoordinasi dengan petugas demi menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas perairan,” tambahnya.
Untuk menunjang operasional awal, Posal Marabahan disiagakan 10 personel prajurit. Ke depan, kapasitas pengawasan dan alutsista akan terus ditingkatkan seiring rencana validasi organisasi pangkalan.
Manfaat strategis keberadaan Posal ini turut dirasakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Bupati Batola, Bahrul Ilmi menilai Posal Marabahan menjadi benteng penting dalam menjaga lalu lintas perairan Barito yang dikenal padat oleh lalu lalang kapal-kapal besar.
”Ini adalah terobosan sangat strategis. Aktivitas lalu lintas di Sungai Barito sangat pesat dan dilintasi kapal-kapal berukuran besar. Kehadiran TNI AL memberikan kepastian perlindungan dan rasa aman bagi warga kami,” kata Bahrul Ilmi.
Sebagai bentuk dukungan atas manfaat besar tersebut, Pemkab Batola berkomitmen membantu pengembangan infrastruktur penunjang, salah satunya peningkatan kualitas dermaga Posal dari bahan kayu menjadi dermaga beton (cor) permanen secara bertahap.
Dengan beroperasinya Posal Marabahan, sinergi antara Pemkab Batola dan TNI AL diharapkan semakin kokoh dalam mengawal ketertiban jalur transportasi air sekaligus mengakselerasi roda perekonomian berbasis perairan di Kalimantan Selatan. (Rian/Razie)


