tilikbanua.com
Berita Utama

Perkuat Akses Warga, Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi secara Serentak

BANJARBARU, tilikbanua.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) meresmikan 22 jembatan yang telah rampung dibangun di berbagai wilayah Kalsel, Kamis (13/8/2026).

Peresmian secara simbolis terpusat di Jembatan Merah Putih Al Junaid, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Peresmian tersebut jugadirangkai dengan kegiatan pemantauan via Zoom bersama Presiden RI, Kapolri, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan tertinggi negara dan kepolisian.

“Untuk Polda Kalsel, kami membangun sebanyak 61 jembatan. Hari ini, ada 22 jembatan yang secara resmi kita resmikan, salah satunya di Guntung Manggis ini sebagai lokasi peresmian simbolis,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat diwawancarai.

Sebelum perbaikan dilakukan, kondisi akses penyeberangan di lokasi tersebut dinilai cukup membahayakan karena hanya menggunakan susunan kayu seadanya. Bahkan, beberapa kali dilaporkan ada warga yang terjatuh saat melintas.

Irjen Pol Rosyanto menegaskan, kelancaran proyek ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah, hingga akademisi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Banjarbaru atas seluruh dukungan yang diberikan. Pembangunan ini berjalan tanpa kendala berkat sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta bantuan teknis dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM),” lanjutnya.

Pembangunan infrastruktur penghubung ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel kepolisian bersama masyarakat setempat.

Di Banjarbaru sendiri, program inovatif bertajuk Jembatan Merah Putih Presisi Untuk Negeri ini menyasar titik vital seperti akses di Jalan Al Junaid Ujung dan Jalan Pesantren Nurul Fikri.

Selain Banjarbaru, proyek serupa juga menyasar daerah lain seperti Tanah Laut, Balangan, dan Tabalong.

“Yang paling panjang ada di Tanah Laut, tepatnya si Tabanio, itu beberapa bulan yang lalu juga saya peletakan batu pertama di sana kemudian di Balangan dan Tabalong juga ada,” tuntas Kapolda.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyambut positif peresmian fasilitas penyeberangan yang kini berdiri kokoh dan permanen tersebut.

“Tentunya ini adalah bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara Pemko Banjarbaru dan jajaran kepolisian. Harapan kami, masyarakat bisa bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik, agar manfaatnya berkesinambungan dan terus dirasakan oleh anak-cucu kita ke depan,” tutup Lisa. (Caca/Razie)

Related posts

Diburu Peserta Lelang, Aset Tak Produktif Pemprov Kalsel Berkontribusi Rp434,8 Juta untuk PAD

razie albanjari

Tertibkan KTL, Dishub Banjarmasin Incar Jukir Liar di Hasanuddin HM hingga Kayu Tangi

razie albanjari

Mati Lampu Berjam-jam Tapi Disuruh Hemat, Warga Banjarmasin Geram ke PLN

razie albanjari

Leave a Comment