tilikbanua.com
Berita Utama

Tim SAR Evakuasi 3 Korban KM Virgo Transport 8 Menggunakan Helikopter ke RS Bhayangkara

BANJARBARU, tilikbanua.com – Tim SAR gabungan kembali membuahkan hasil dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Sebanyak tiga jenazah korban berhasil dievakuasi dari dalam bangkai kapal pada Selasa (22/9/2026) pagi.

Tim penyelam menemukan ketiga korban yang terjebak di dalam kapal sekitar pukul 10.14 WITA. Seluruh jenazah kemudian diangkut dari Kapal Negara (KN) Pacitan milik Basarnas menuju darat menggunakan Helikopter Dauphin HR-3601 sekitar pukul 12.19 WITA.

Komandan Lanud (Danlanud) Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, mengonfirmasi penerimaan ketiga jenazah tersebut di Pangkalan Udara Sjamsudin Noor usai dievakuasi dari wilayah perairan.

“Hari ini, tanggal 22 September, kami menerima tiga jenazah yang telah dievakuasi oleh tim laut menuju KN Pacitan. Tiga kantong jenazah tersebut langsung kami terbangkan dan kirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI),” ujar Hilman.

Hilman menambahkan bahwa pihak udara siap mendukung penuh proses evakuasi yang diprediksi akan berlangsung lebih intensif dalam tiga hari ke depan.

Meski patroli udara bersifat fleksibel menyesuaikan kondisi alam, kesiapsiagaan armada udara tetap dipertahankan.

“Operasi pencarian dan evakuasi tetap dilaksanakan. Kami bergerak menyesuaikan dinamika di lapangan dan update dari tim laut agar seluruh operasi berjalan aman, selamat, dan efektif,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapten Pilot Helikopter Basarnas HR-3601, Kapten Laut (P) M. Dimas Andromeda, menjelaskan bahwa proses pengangkutan jenazah dari kapal berjalan lancar berkat cuaca yang mendukung, meskipun kecepatan angin mencapai 27 knot.

“Alhamdulillah cuaca dari pagi hingga siang relatif baik, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan mendarat (landing) langsung di atas KN Pacitan. Untuk kapasitas Heli Dauphin, maksimal tiga kantong jenazah yang dapat diangkut dalam sekali penerbangan dengan kondisi tersebut,” jelas Dimas.

Berdasarkan data pembaruan operasi SAR hingga Selasa siang, total penumpang dan kru yang berhasil ditemukan mencapai 120 orang, dengan rincian 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.

Saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 117 korban lain yang dilaporkan masih hilang. (Wanda/Razie)

Related posts

Sudah Diresmikan, RS Bhayangkara di Banjarbaru Segera Beroperasi

razie albanjari

Perkuat Akses Warga, Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi secara Serentak

razie albanjari

Ketua Komisi II DPR RI Soroti Pelayanan MPP Banjarmasin: Jangan Hanya Formalitas, Dorong Layanan 24/7

razie albanjari

Leave a Comment