tilikbanua.com
Berita Utama

Koki & YouTuber Bobon Santoso Sambangi Banjarbaru, Masak 3.000 Porsi untuk Relawan Karhutla Kalsel

BANJARBARU, tilikbanua.com – Kreator konten dan koki kenamaan Indonesia, Bobon Santoso, hadir di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk memasak ribuan porsi makanan bagi para petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Aksi sosial masak besar ini dipusatkan di Posko Satgas Karhutla Kalsel, kawasan Guntung Damar, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, pada Senin (26/10/2026) pagi.

Dalam kegiatan ini, Bobon bersama timnya menggandeng jajaran TNI di bawah komando Korem 101/Antasari dengan mengerahkan dua kuali raksasa untuk mengolah lauk dan sayur.

Bobon mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama tim bertujuan untuk membakar kembali semangat para petugas di lapangan yang telah berbulan-bulan berjuang tanpa kenal lelah, bahkan jarang pulang ke rumah.

“Kami hadir kali ini tentunya untuk membangun kembali semangat teman-teman. Dan kita tahu sebenarnya kehadiran kami di sini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan perjuangan relawan yang sudah lama sekali berjibaku, serta petugas yang juga sudah sangat lama sekali tidak pulang ke rumah,” ujar Bobon di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, aksi ini juga menjadi simbol kepedulian masyarakat Indonesia secara luas terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana kabut asap di Kalimantan Selatan.

Untuk memastikan bantuan makanan tersalurkan secara optimal, kegiatan ini menerapkan sistem terpusat yang didukung penuh oleh pihak TNI.

“Kali ini kami minta bantuan dari Kodam dan Korem 101/Antasari. Kegiatan kami nanti akan mendistribusikan logistik kepada pos-pos relawan yang jumlahnya banyak. Pos-pos kecil akan kita kumpulkan di satu pos besar. Jadi hari ini kita akan datang ke lima pos besar,” jelasnya.

Kolaborasi bersama Korem 101/Antasari tersebut menghasilkan total 3.000 porsi makanan siap saji.

Menu yang disajikan dirancang bergizi seimbang untuk memulihkan stamina para petugas, yakni nasi karbohidrat lengkap dengan protein berupa kari ayam serta sayur campur alias capcay.

Sebagai putra daerah asli Kalimantan yang berasal dari Singkawang, Kalimantan Barat, Bobon mengaku sangat memahami penderitaan akibat bencana karhutla.

Menurutnya, bencana asap tahun ini terasa jauh lebih berat dan panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk masalah asap ini saya sudah terbiasa juga, karena saya sebenarnya adalah asli putra daerah Kalimantan, dari Singkawang. Setiap tahun pasti ada bencana seperti ini. Tapi untuk kali ini, cobaan ini cukup lama, karena sudah berbulan-bulan. Biasanya cuma satu minggu,” tutur Bobon.

Ia juga merasakan langsung dampak dari kabut asap tersebut karena sanak saudaranya di Singkawang dan Pontianak turut terpapar.

Meski demikian, ia mengajak seluruh pihak untuk terus bertahan menghadapi situasi yang menguji ketahanan warga Kalimantan ini. (Caca/Razie)

Related posts

Karhutla Kalsel Capai 27 Ribu Hektare: BPBD Tegaskan “Senjata Utama” Pemadaman Ada di Tangan Hujan

razie albanjari

Karhutla Mengancam, Wali Kota Yamin Minta 52 Lurah se-Banjarmasin Perkuat Kesiapsiagaan dan Monitoring Lapangan

razie albanjari

​Sambut HUT ke-81 TNI, Korem 101/Antasari Gelar Bazar Murah Hingga Bakti Sosial untuk Masyarakat Kalsel

razie albanjari

Leave a Comment