tilikbanua.com
Berita Utama

Intervensi OMC Terbukti Ampuh, Awan Banjarbaru Akhirnya Menumpahkan Hujan

BANJARBARU, tilikbanua.com – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digencarkan di Kalimantan Selatan terbukti membuahkan hasil.

Intervensi teknologi penyemaian awan tersebut sukses mendatangkan hujan yang membasahi wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya pada Jumat (25/9/2026) siang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, guyuran air hujan mulai membasahi bumi sekitar pukul 15.18 WITA.

Sejumlah lokasi di Kecamatan Landasan Ulin, seperti Jalan Tambak Buluh dan Jalan Golf menjadi wilayah awal yang tersiram air hujan, sebelum akhirnya meluas hingga ke kawasan Pengayuan dan area Lanud Syamsudin Noor.

Intensitas hujan yang semula ringan hingga sedang mulai mereda sekitar pukul 16.06 WITA. Kendati sebagian besar wilayah telah reda, sisa gerimis tipis dilaporkan masih terus bertahan di kawasan Lanud Syamsudin Noor.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Rimelda Yuni Hasteti, mengonfirmasi bahwa hujan yang turun di Kota Banjarbaru tak lepas dari efektivitas penyemaian awan dalam skema OMC.

“Untuk hujan yang terjadi sampai sekarang memang ada pengaruh dari kegiatan OMC. Wilayah di sekitaran Banjarbaru sendiri merupakan salah satu area semai dari operasi tersebut,” ujar Rimelda saat memberikan keterangan, Jumat (25/9/2026).

Kendati demikian, Rimelda menekankan bahwa teknologi modifikasi cuaca tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan kondisi atmosfer alami. Keberhasilan OMC sangat bergantung pada ketersediaan bibit awan di langit.

“Yang perlu diingat, untuk dapat dilakukannya kegiatan OMC itu harus tetap ada bibit awan hujannya. Jadi, peran kegiatan OMC di sini adalah memaksimalkan potensi curah hujan yang dapat terjadi agar lebih optimal,” jelasnya.

Selain Kota Banjarbaru, radar BMKG mencatat sebaran hujan berintensitas ringan hingga sedang juga membasahi sejumlah daerah tetangga, meliputi Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, sebagian wilayah Barito Kuala, hingga Hulu Sungai Selatan. BMKG memprakirakan potensi hujan ringan masih akan menyelimuti wilayah Kalsel dalam beberapa hari mendatang.

Terkait keberlanjutan intervensi cuaca ini, Rimelda menyebutkan bahwa agenda penyemaian awan sementara terjangkau hingga Sabtu (26/9/2026).

Namun, keputusan mengenai perpanjangan masa operasi berada sepenuhnya di tangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan stakeholder.

“Untuk potensinya, kegiatan OMC ini untuk sementara waktu teragenda sampai besok hari. Cuma untuk keputusan selanjutnya nanti tergantung dari BNPB dan stakeholder terkait,” pungkasnya. (Caca/Razie)

Related posts

Miliki Potensi Besar di bidang Pangan, Hanif Faisol: Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program KSPEAN

razie albanjari

Posisi Bangkai Kapal Bergeser 1,6 Nautical Mile, Penyelaman Bawah Air KM Virgo Transport 8 Tertahan Cuaca

razie albanjari

Dampak Kemarau dan Tercemarnya Sungai Martapura, Darurat Air Bersih di Banjar Meluas

razie albanjari

Leave a Comment