tilikbanua.com
Berita Utama

Redam Trauma Musibah KM Virgo Transport 8, Lanal Banjarmasin Beri Pendampingan Psikologis Korban Selamat

BANJARMASIN, tilikbanua.com — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban insiden KM Virgo Transport 8.

Berlokasi di Hotel Citra, Banjarmasin, Lanal Banjarmasin menggelar kegiatan pemulihan trauma (trauma healing) bagi para korban selamat, Minggu (27/9/2026).
​
Langkah ini diambil untuk mendampingi serta meringankan beban psikologis para penyintas usai peristiwa musibah pelayaran yang mereka alami.
​
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 6 korban selamat saat ini ditempatkan dan mendapat penanganan sementara di Hotel Citra Banjarmasin. Yakni Heru Pratono (Palembang), Prastika (Palembang), Aldinus (NTT), ​Pujianto (Palembang), ​Gradus (NTT) dan ​Henianus (NTT).

​Palaksa Lanal Banjarmasin, Mayor Laut (P) Mohamad Rifan, yang memimpin kegiatan ini didampingi tim psikolog TNI AL, Letda Laut (KH/W) Graciella Florence Kusila, S.Psi (Lieutenant Grace), menegaskan bahwa penanganan korban dilakukan secara menyeluruh, baik di perairan maupun di darat.

​”Kita melaksanakan perintah dari Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra. Pada pagi ini, sebenarnya bukan kesempatan yang pertama kali, tetapi sudah beberapa kali kita laksanakan trauma healing bagi para korban maupun keluarga korban untuk mengurangi beban pikiran mereka,” ujar Mayor Laut (P) Mohamad Rifan.

​Ia mejelaskan, kehadiran TNI AL dalam operasi SAR gabungan ini mencakup berbagai lini operasi di laut dan penanganan medis di darat.

​”TNI AL hadir tidak hanya di darat. Kita mengerahkan unsur-unsur KRI, Kopeba, dan Satkopaska untuk mencari korban yang masih dalam pencarian. Di darat, kemarin kita menghadirkan dokter khusus untuk menangani para penyelam dari Basarnas maupun TNI AL. Hari ini, ada psikolog dari Dispsial Surabaya, Letda Grace, yang ditugaskan khusus memberikan trauma healing agar para korban bisa mengeluarkan keluh kesah dan beban pikirannya,” tambahnya.

​Mayor Rifan juga menyoroti kondisi ekonomi dan niat awal para korban yang berlayar ke Kalimantan demi mengadu nasib.

Dari 6 korban di Hotel Citra, 4 di antaranya merupakan pencari kerja yang hendak menuju ke perkebunan kelapa sawit di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

​”Besar harapan mereka mendapat pekerjaan saat berangkat ke Kalimantan ini. Saya akan laporkan kepada atasan secara berjenjang. Sekalipun nanti mereka pulang dulu ke daerah masing-masing, kita tetap jaga kontak. Sahabat-sahabat kita akan mengupayakan bantuan untuk mencarikan pekerjaan di Pulang Pisau sesuai harapan mereka saat berangkat dari Surabaya,” pungkasnya.

​Sementara itu, salah satu korban selamat asal NTT, Henianus, mengungkapkan rasa trauma yang masih membayangi, terlebih karena sanak saudaranya hingga kini belum ditemukan.

​”Kalau untuk sekarang masih trauma. Yang dirasakan saat ini, kernet saya juga belum dapat (ditemukan). Pekerjaan itu kernet, beliau masih keluarga atau sepupu kandung,” tutur Henianus.

​Kendati demikian, Henianus mengaku pendampingan psikologis dari tim TNI AL sangat membantu menenangkan pikirannya usai tragedy tersebut.
​
“Ya, merasa tenang. Kalau sekarang sudah terasa aman,” singkat Henianus usai menjalani sesi trauma healing. (Rian/Razie)

Related posts

Kabut Asap Pekat Selimuti Banjarmasin, Luas Karhutla Capai 40 Hektare

razie albanjari

Aksi Maraton 12 Jam Personel Gabungan Amankan ‘Ring Satu’ Bandara Syamsudin Noor dari Api

razie albanjari

Pemadaman Makin Masif, Gubernur Kalsel Imbau Warga Kurangi Pemakaian Listrik Hingga 40 Persen.

razie albanjari

Leave a Comment