tilikbanua.com
Politik

PKS Batola Lantik 20 Duta Tani, Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan Daerah

BARITO KUALA, tilikbanua.com – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Barito Kuala (Batola) melantik 20 Duta Tani Barito Kuala pada Ahad, 25 Oktober 2026, bertempat di Kantor DPD PKS Barito Kuala. Pelantikan ini menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Tani yang dilaksanakan serentak oleh DPP PKS secara nasional.

Kegiatan digelar secara hybrid nasional, dengan agenda utama dipusatkan di Lampung dengan 10.000 Duta Tani Seluruh Indonesia dan diikuti oleh DPD PKS Barito Kuala secara daring bersama berbagai daerah lainnya.

Pelantikan 20 Duta Tani ini merupakan langkah strategis PKS untuk memperkuat peran masyarakat di sektor pertanian, sekaligus menjadi bagian dari Program Sekolah Tani Ternak Nelayan (STTN), program strategis DPP PKS secara nasional.

Duta Tani diharapkan menjadi ujung tombak STTN dalam menggerakkan edukasi, pendampingan, serta pemberdayaan petani. Program ini bertujuan membangun ketahanan, kedaulatan, dan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Ketua DPD PKS Barito Kuala, Revda Kurniawan, berharap para Duta Tani yang telah dilantik tidak hanya menjadi simbol gerakan, tetapi mampu hadir langsung di tengah masyarakat.

“Semoga para Duta Tani menjadi penggerak perubahan, membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan bagi petani. Kita ingin sektor pertanian di Barito Kuala semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Petani, Peternak dan Nelayan DPD PKS Barito Kuala, Ismail, berharap 20 Duta Tani dapat menjadi jembatan antara program STTN dengan kebutuhan nyata para pelaku usaha tani, peternakan, dan perikanan.

Ia berharap para Duta Tani aktif berbagi pengetahuan, mendorong penerapan teknologi tepat guna, serta membangun jejaring dan kerja sama agar petani semakin berdaya dan mandiri.

Melalui pelantikan ini, DPD PKS Barito Kuala menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan pemberdayaan pangan dari tingkat lokal. Dari petani yang berdaya, diharapkan lahir pangan yang berdaulat dan masyarakat yang semakin sejahtera. (Sri/Razie)

Related posts

Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Pemko Banjarmasin Alihkan Pembelajaran ke PJJ Hari Ini

razie albanjari

Rumah Kayu Kosong di Sungai Ulin Banjarbaru Rata dengan Tanah Dilalap Si Jago Merah

razie albanjari

APMI Kalsel Dorong Pemuda Bangkit dan Berikan Dampak Nyata

razie albanjari

Leave a Comment