Banjarmasin, tilikbanua.com – Bidang Kepemudaan DPW PKS Kalimantan Selatan menggelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) dengan tema “Rise and Impact” di Hotel Rodhita Banjarmasin, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program rutin Bidang Kepemudaan DPW PKS Kalimantan Selatan yang dirancang sebagai wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan kemampuan kepemimpinan.
Sebanyak 81 pemuda PKS dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, serta wilayah lainnya.
Tema “Rise and Impact” mengangkat dua pesan utama bagi pemuda, yakni bangkit untuk meningkatkan kapasitas diri serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI dari PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi memberikan pesan kepada para pemuda agar tidak bersikap pasif menghadapi perkembangan zaman yang berlangsung cepat.
Menurutnya, makna rise adalah bangkit. Pemuda perlu terus meningkatkan kemampuan, mengasah keterampilan, memperkuat iman, serta membangun kemandirian agar mampu menghadapi perubahan zaman.
“Rise artinya bangkit. Kenapa harus bangkit? Karena dunia di luar bergerak secepat kilat. Kalau kita cuma diam, cuma rebahan, asyik scrolling media sosial tanpa arah, maka kita akan tergilas oleh zaman. Pemuda Kalsel tidak boleh memiliki mental yang lemah. Kita punya darah perjuangan, kita punya pahlawan besar, Pangeran Antasari mewarisi filosofi hidup yang luar biasa, ‘Waja Sampai Kaputing,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan makna impact sebagai dorongan bagi pemuda untuk memberikan dampak nyata di lingkungan sekitar. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dinilai dari jabatan atau gelar yang dimiliki, tetapi dari manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.
“Pemimpin yang baik itu bukan dilihat dari seberapa tinggi jabatannya atau seberapa banyak gelarnya, tetapi diukur dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat di sekitarnya. Mulailah memberikan dampak dari hal-hal di sekitar kalian, ikut kegiatan literasi, bantu pelaku UMKM lokal lewat kreativitas digital kalian,” katanya.
Selain mendorong kepemimpinan, Habib Aboe juga mengajak generasi muda memahami pentingnya politik. Menurutnya, pemuda tidak seharusnya menutup diri atau menganggap politik sebagai sesuatu yang hanya berkaitan dengan generasi tua.
Ia menilai berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti harga kebutuhan, kuota internet, fasilitas pendidikan, hingga peluang kerja, tidak terlepas dari keputusan politik.
Rangkaian kegiatan pada Minggu tersebut terdiri atas tiga agenda, yakni pelantikan GEMA Keadilan periode 2026–2031, Akademi Pemimpin Muda Indonesia “Rise and Impact”, serta sinergi lintas daerah.
Pelantikan GEMA Keadilan periode 2026–2031 dipimpin langsung oleh Habib Aboe Bakar Al Habsyi melalui pembacaan ikrar dan sumpah.
Selanjutnya, APMI “Rise and Impact” menjadi wadah untuk memberikan pemahaman mengenai hal-hal yang perlu dimiliki, dipersiapkan, dan dilakukan untuk menjadi seorang pemimpin. Kegiatan tersebut juga menggali potensi pemuda PKS di Kalimantan Selatan yang memiliki beragam latar belakang, mulai dari pengusaha, pelatih, konten kreator hingga penulis berita.
Agenda terakhir berupa sinergi lintas daerah yang menjadi ruang untuk melihat program dari masing-masing wilayah dan kota serta mendorong kolaborasi antardaerah.
Hasan Al-Banna, Kepala Departemen Advokasi dan Isu Strategis Bidang Kepemudaan DPW PKS Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, berharap APMI dapat menjadi bagian dari proses panjang pembentukan pemimpin muda yang memiliki daya saing dan mampu memberikan dampak.
“PKS menjadi pabrikasi pemimpin-pemimpin muda yang mampu bersaing, berdaya, dan berdampak. Tentu kami mengharapkan lanjutan komitmen dari seluruh peserta untuk mengikuti Akademi Pemimpin Muda Indonesia selanjutnya hingga Program Jalan Muda Parlemen sebagai bagian dari perjalanan panjang pemimpin muda menuju kontestasi 2029,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bidang Kepemudaan DPW PKS Kalimantan Selatan mendorong pemuda untuk tidak hanya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, tetapi juga mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui potensi yang dimiliki.


