BANJARMASIN, tilikbanua.com — Tim SAR gabungan mendesak pihak operator KM Virgo Transport 8 untuk segera meluncurkan operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang saat ini masih tenggelam di dasar laut.
Langkah tersebut dinilai menjadi kunci utama untuk mempermudah pencarian puluhan korban yang hingga kini belum ditemukan.
Keterbatasan jarak pandang dan akses peralatan bawah air menjadi kendala utama penyelam dalam menjangkau area-area terisolasi di bagian dalam kapal.
Dengan diangkatnya bangkai kapal, tim gabungan yakin dapat melakukan penyisiran secara lebih menyeluruh ke area yang berpotensi menjadi titik keberadaan para korban.
Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menegaskan bahwa proses salvage sangat krusial, tidak hanya untuk memperluas area pencarian korban, tetapi juga guna mendalami kondisi fisik kapal pasca-kecelakaan.
Berdasarkan data pemutakhiran Basarnas hingga Minggu (27/9/2026), total manifest KM Virgo Transport 8 mencatat sebanyak 243 orang. Dari jumlah tersebut, 174 korban berhasil ditemukan dengan rincian 108 selamat dan 66 meninggal dunia. Sementara itu, 69 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
Saat operasi pencarian terus disisir di wilayah perairan dan pesisir, proses evakuasi korban yang telah ditemukan juga terus berjalan. Terbaru, sebanyak tujuh jenazah yang ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah dievakuasi ke Banjarmasin menggunakan dua helikopter Basarnas tipe Dauphin (HR 6304 dan HR 6301) untuk selanjutnya diidentifikasi lebih lanjut. (Rian/Razie)


