BANJARBARU, tilikbanua.com – Status Kota Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan kian memicu daya tarik demografis yang kuat.
Laju pertumbuhan penduduk yang pesat di kota ini berdampak langsung pada lonjakan daftar pemilih berkelanjutan yang terdata oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru.
Berdasarkan hasil Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026 yang digelar pada Kamis (30/9/2026), jumlah pemilih terdaftar di Kota Banjarbaru kini resmi menyentuh angka 209.695 orang.
Angka tersebut tersebar secara merata di 20 kelurahan dan 5 kecamatan di seluruh wilayah Banjarbaru.
Angka ini mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan rekapitulasi pada Triwulan II tiga bulan sebelumnya. Pada periode tersebut, jumlah pemilih berkelanjutan tercatat sebanyak 208.566 orang.
Artinya, hanya dalam kurun waktu tiga bulan, terjadi penambahan sebanyak 1.129 pemilih baru di Ibu Kota Kalsel ini.
Secara demografis, komposisi daftar pemilih di Banjarbaru didominasi oleh kelompok pemilih perempuan. Dari total 209.695 pemilih terdaftar, jumlah pemilih perempuan tercatat sebanyak 107.153 orang, sementara kelompok pemilih laki-laki berjumlah 102.542 orang.
Ketua KPU Banjarbaru, Haris Fadhillah, memaparkan bahwa dinamika pergerakan daftar pemilih ini berbanding lurus dengan tren pertumbuhan populasi warga Banjarbaru yang bersumber dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
“Berdasarkan data Dukcapil, jumlah penduduk Kota Banjarbaru mengalami kenaikan rata-rata 2,8 hingga 3 persen per tahun. Dari sekitar 285.000 jiwa pada tahun 2024 meningkat menjadi 293.000 jiwa pada 2025, hingga mencapai sekitar 297.000 jiwa pada tahun 2026 ini,” ujar Haris.
Melihat konsistensi tren tersebut, Haris memproyeksikan populasi Ibu Kota Kalsel ini akan melampaui angka 300 ribu jiwa dalam waktu yang tidak lama lagi.
“KPU Banjarbaru memprediksi jumlah penduduk Banjarbaru bisa mencapai 300.000 jiwa dalam waktu dekat,” pungkas Haris.
Tingginya laju migrasi dan dinamika kependudukan ini menjadikan Banjarbaru sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan pemilih paling aktif di Kalimantan Selatan. (Caca/Razie)


