BANJARMASIN, tilikbanua.com — Suasana duka menyelimuti warga Komplek Mahatama, Kecamatan Banjarmasin Selatan beberap waktu lalu.
Kepergian pasangan suami istri Muhammad Abdian Noor (30) dan Yuli (29) dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga para tetangga sekitar.
Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam bangkai kapal oleh tim penyelam TNI AL pada Jumat (18/9/2026) lalu. Kedatangan jenazah disambut Isak tangis dan doa dari warga setempat.
Puluhan warga, kerabat, dan tetangga memadati Masjid Al-Kautsar di Komplek Mahatama untuk menyalatkan kedua almarhum sebelum dihantarkan ke peristirahatan terakhir.
Bagi warga setempat, sosok almarhum Muhammad Abdian Noor beserta keluarganya dikenal sangat baik dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Alif, salah seorang warga yang tinggal bertetangga dengan almarhum, mengaku sangat kaget dan tidak menyangka almarhum menjadi salah satu korban dalam musibah kapal tersebut.
”Sosok beliau itu sangat baik, sosialnya terhadap masyarakat sangat tinggi. Kalau ada kegiatan apa-apa beliau aktif,” kenang Alif saat ditemui di lokasi persemayaman pada Sabtu (19/09/2026) lalu.
Ia menambahkan bahwa almarhum sehari-hari berprofesi sebagai pedagang. Keluarga besarnya juga dikenal luas oleh warga sekitar karena telah lama menetap di kawasan Komplek Mahatama.
”Cukup kaget lah dengan kabar berita beliau. Apalagi beberapa hari kan kita juga tidak tahu bahwa beliau ada di dalam situ,” ungkapnya.
Rasa terkejut dan kehilangan juga dirasakan oleh Ketua RT 23 Komplek Mahatama, Ahmad Zais.
Menurut Zais, kepergian almarhum secara tiba-tiba membuat terpukul warga sekampung.
Selama hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah dan selalu ringan tangan membantu sesama.
”Kita terkejut satu kampung, karena sidin (beliau) sangat baik, jaga ibadah. Paling maju kalau soal kebaikan,” tutur Ahmad Zais dengan nada sedih.
Zais juga menceritakan bahwa almarhum tidak menunjukkan tanda-tanda khusus sebelum berangkat. Almarhum tetap beraktivitas seperti biasa dan selalu hadir di tengah-tengah warga.
”Insya Allah baik aja sidin semuanya, karena memang beliau orang baik. Semoga jalan hidup dan amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” tutupnya mendoakan.
Kepergian pasangan muda ini meninggalkan kenangan mendalam bagi warga Komplek Mahatama, yang mengenang keduanya sebagai sosok tetangga yang ramah, dermawan, dan penuh kepedulian sosial. (Rian/Razie)


