tilikbanua.com
Berita UtamaKabupaten/Kota

Lisa Halaby Desak PLN soal Transparansi Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Banjarbaru

BANJARBARU, tilikbanua.com – Masyarakat Banjarbaru mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di Kalsel. Termasuk Kota Idaman.

Terlebih jadwal pemadan yang tidak jelas. Karenanya masyarakat dan pelaku UMKM di kota ini terimbas.

Menanggapi keluhan masyarakat, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby langsung mengkomunikasikan hal itu dengan Manajer PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin Yanuar, untuk meminta kepastian jadwal, serta percepatan pemulihan pasokan listrik, Ahad (26/7).

‎Dalam komunikasi intensif bersama Yanuar,, wali kota menyampaikan aspirasi warga yang terdampak gangguan pasokan listrik dalam beberapa hari terakhir. 

PLN UP3 Banjarmasin sendiri membawahi sektor vital, mulai dari Kota Banjarbaru, Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, hingga Tanahlaut.

‎Lisa mengaku memahami kendala teknis yang sedang dihadapi petugas di lapangan. Namun, dia menekankan kepastian informasi dan transparansi durasi pemadaman merupakan prioritas mendesak bagi publik.

‎“Yang paling penting agar masyarakat mendapat kepastian terkait pemadaman bergilir ini. Kalau memang harus ada pemadaman, diusahakan durasinya jangan terlalu lama,” kata Lisa.

Sebab masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai jadwal maupun kapan listrik kembali normal.

‎Ketiadaan kepastian jadwal berpotensi melumpuhkan berbagai sektor vital publik, mulai dari aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga roda perekonomian warga, khususnya UMKM, sektor perdagangan, dan jasa yang bergantung penuh pada energi listrik.

‎”Semoga ruang komunikasi ini menghasilkan langkah konkrit di lapangan,” doanya.

‎Manager PLN UP3 Banjarmasin Yanuar menyambut positif langkah responsif Wali Kota Banjarbaru. Dia berjanji akan merespons masukan tersebut secara cepat.

‎”Kami akan segera mengkoordinasikan hal ini secepatnya agar penanganan di lapangan dapat berjalan lebih baik,” sahut Yanuar.

‎Masukan dari Wali Kota Banjarbaru akan diteruskan ke jajaran teknis terkait untuk memaksimalkan penanganan gangguan sistem interkoneksi kelistrikan yang saat ini tengah diupayakan pemulihannya.

‎Untuk diketahui, pemadaman listrik bergilir kembali diterapkan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) sejak Kamis (23/7) lalu.

‎Gangguan pada sistem interkoneksi memaksa PLN memberlakukan pembatasan pasokan dengan durasi pemadaman berkisar 5-6 jam pada rentang pukul 07.00-23.00 Wita. (April/Razie)

Related posts

Waspada! Demam Berdarah Intai Banjarbaru, Tercatat 35 Kasus

razie albanjari

Kalsel Matangkan Kafilah MTQ KORPRI Nasional, Sekda Targetkan Tembus Tiga Besar

razie albanjari

Minim Informasi Pemadaman Listrik, Hj. Ananda Minta PLN UID Kalselteng Lebih Terbuka dan Responsif di Media Sosial

razie albanjari

Leave a Comment