tilikbanua.com
Berita Utama

Beberapa Kali Video Call Tak Dijawab GM PLN, Gubernur Muhidin Tagih Kepastian Akhir Pemadaman Bergilir

Banjarmasin, tilikbanua.com– Masyarakat Kalimantan Selatan masih harus bersabar menghadapi pemadaman listrik bergilir yang hingga kini masih terjadi di sejumlah wilayah. Meski demikian, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin mengungkapkan bahwa PT PLN (Persero) telah menjanjikan pasokan listrik akan kembali normal pada 25 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhidin, usai berkomunikasi via video call dengan GM PT PLN UID Kalselteng, pada Kamis (6/8/2026).

Muhidin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari GM PT PLN UID Kalselteng, pemadaman bergilir masih akan diberlakukan sementara waktu. Namun, durasinya diupayakan tidak terlalu lama.

“Kalau tadi disampaikan, pemadamannya tidak lama. Ada yang sekitar dua jam, ada juga yang satu jam sampai satu setengah jam. Mudah-mudahan jangan sampai seharian,” ujar Muhidin.

Ia berharap pemulihan PLTU Asam-Asam pasca perbaikan berjalan sesuai target, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami pemadaman bergilir dalam waktu lama.

“Kita menunggu sampai tanggal 25. Mudah-mudahan sebelum itu sudah bisa normal kembali. Yang penting sama-sama kita doakan agar perbaikannya cepat selesai,” katanya.

Selain itu, Muhidin juga mengimbau kalangan industri agar turut berpartisipasi dalam menjaga kestabilan pasokan listrik dengan mengurangi penggunaan listrik pada jam-jam tertentu, terutama pada malam hari.

“Mudah-mudahan juga industri mau mematuhi untuk tidak menggunakan beban listrik yang besar pada malam hari sehingga pasokan listrik untuk masyarakat bisa lebih terjaga,” ujarnya.

Sebelum tersambung, Gubernur Muhidin sempat  beberapa kali mencoba menghubungi General Manager PT PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui sambungan video call untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait penanganan gangguan listrik. Setelah beberapa kali panggilannya tidak tersambung, akhirnya GM PLN mengangkat panggilan tersebut dan memberikan laporan mengenai progres perbaikan.

Sebelumnya, Gubernur Muhidin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan telah meninjau langsung PLTU Asam-Asam guna memastikan percepatan penanganan gangguan pembangkit yang menjadi penyebab terganggunya sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan.

Related posts

Bawa 5 Anak di Banjarbaru, Wanita ODGJ Diinterogasi Polisi Ngalur-Ngidul

razie albanjari

Atasi Dampak Kekeringan, Polsek Cempaka Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Palam

razie albanjari

OMC di Kalsel Berhasil, Hujan mulai Turun di Tiga Banjar

razie albanjari

Leave a Comment