tilikbanua.com
Olahraga

Cetak Atlet Masa Depan, 60 Atlet Muda Unjuk Gigi di Kejuaraan Sambo Banjarmasin

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Banjarmasin fokus memperkuat pembibitan atlet usia muda melalui gelaran Kejuaraan Sambo Wali Kota Cup 2026 pada Jumat (21/08/2026).

Ajang yang diikuti puluhan peserta tingkat pemula ini diproyeksikan menjadi wadah pencarian bakat sejak dini sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

​Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menegaskan pentingnya memulai pembinaan olahraga bela diri dari kelompok umur agar para atlet memiliki kematangan teknis saat melangkah ke tingkat senior.

​”Sangat penting dari usia dini, sehingga latihan itu dimulai dari awal. Pada saat nanti sudah besar, mereka sudah cukup mahir dan bisa kita ikutsertakan dalam berbagai pertandingan di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ichrom saat membuka kegiatan mewakili Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR.

​Sebagai bentuk komitmen, Pemko Banjarmasin terus memberikan perhatian terhadap program pelatihan dan pembinaan para atlet melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarmasin.

Langkah ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi yang membawa harum nama daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Sambo Wali Kota Cup 2026, Riki Fajar, mengungkapkan bahwa kompetisi kali ini memang didesain khusus untuk menjaring bakal calon atlet junior.

Sebanyak 60 peserta berusia 6 hingga 15 tahun berpartisipasi dalam kejuaraan internal Kota Banjarmasin tersebut.

​”Pertandingan ini lebih mengarah ke kategori pemula dan kelompok umur. Kita mencari generasi dan bibit-bibit muda yang nantinya menjadi bakal calon atlet yang naik ke tingkat junior,” kata Riki.

​Untuk mengoptimalkan pembibitan secara berkelanjutan, Pengcab Persambi Banjarmasin berencana menggalakkan sosialisasi ke lembaga pendidikan.

Pihaknya menargetkan cabang olahraga sambo dapat masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.

​”Harapan kami kompetisi ini tidak hanya dilaksanakan saat momen hari jadi saja, tetapi bisa rutin dan kontinu. Setelah ajang ini, kami akan bersosialisasi ke sekolah-sekolah agar sambo semakin familiar dan bisa menjadi kegiatan ekstrakurikuler serta olahraga andalan,” tutur Riki. (Rian/Razie)

Related posts

Ratusan Atlet Ramaikan Banjarmasin Bridge Open Tournament Walikota Cup 2026, Jadi Ajang Membumikan Cabang Olahraga Bridge

razie albanjari

Terpilih Jadi Tuan Rumah Porprov Kalsel 2029, HSU Fokus Perkuat Pembinaan Atlet.

razie albanjari

Aksi Saling Kunci di Atas Matras: Cara Menghidupkan Jiwa Jiu-Jitsu Di Banjarmasin

razie albanjari

Leave a Comment