tilikbanua.com
Olahraga

Aksi Saling Kunci di Atas Matras: Cara Menghidupkan Jiwa Jiu-Jitsu Di Banjarmasin

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Suasana Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (22/08/2026) pagi, terasa berbeda. Sorot mata tegang penonton tertuju ke tengah matras biru-merah, menyaksikan dua atlet yang saling mencengkeram, bergelut, dan melancarkan taktik kuncian.

Tak ada adu pukulan atau tendangan keras, melainkan adu ketangkasan bantingan dan seni melumpuhkan lawan.

Aksi menegangkan namun memikat itu menjadi pembuka Kejuaraan Jiu-Jitsu Mat Madness Wali Kota Cup 2026 di Balai Kota Banjarmasin.

Digelar hingga 23 Agustus 2026 dalam rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500, perhelatan ini bukan sekadar panggung kompetisi, melainkan panggung besar untuk memasyarakatkan olahraga bela diri ini ke warga Kota Seribu Sungai.

​Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, yang hadir membuka acara, tak bisa menyembunyikan rasa takjub sekaligus tegang saat menyaksikan laga dari dekat.

“Pagi ini kita membuka kejuaraan Jiu-Jitsu dalam rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-500. Kalau kita yang belum paham, pasti tegang melihatnya. Salah-salah tangan bisa patah,” ujar Yamin sembari tersenyum.

“Tapi di situlah keindahannya. Seni bela diri ini tidak ada pukulan, hanya bantingan dan kuncian. Membutuhkan disiplin tinggi, ketekunan, dan kekuatan fisik. Kita ingin wadah ini memunculkan bibit unggul sekaligus membuat masyarakat makin cinta dengan Jiu-Jitsu,” sambungnya.

​Daya tarik ajang ini kian terasa istimewa dengan hadirnya 104 peserta dari berbagai klub di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, hingga mancanegara.

Kehadiran seorang atlet asal Australia yang kebetulan berada di Banjarmasin memberikan warna tersendiri di atas matras.

​Bagi sang pelatih Jiu-Jitsu Banjarmasin, Ignasius Rizky Perdana Salan, memasyarakatkan Jiu-Jitsu punya misi sosial yang mulia di tengah riuk-pikuk kota metropolis.

​”Dibanding anak-anak muda berbuat onar di jalanan atau melakukan bullying, lebih baik energi mereka disalurkan ke matras,” tutur Ignasius.

“Jiu-Jitsu mengajarkan kontrol diri. Di perhelatan Porprov lalu kita berhasil mengamankan 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Kami optimistis, dengan ruang yang terus dibuka dan dukungan fasilitas, termasuk sertifikasi pelatih dan wasit berstandar nasional olahraga ini akan makin merakyat dan melahirkan juara dunia dari Banjarmasin,” pungkasnya. (Rian/Razie)

Related posts

Cetak Atlet Masa Depan, 60 Atlet Muda Unjuk Gigi di Kejuaraan Sambo Banjarmasin

razie albanjari

Tekuk Kab. Tabalong 2-0, Tim Kab. Banjar Kunci Gelar Juara Gubernur Cup

razie albanjari

​Bidik Tiket Pra-PON, 54 Atlet Menembak Kalsel Unjuk Gigi di Kejuaraan Wali Kota Cup 2026

razie albanjari

Leave a Comment