BANJARBARU, tilikbanua.com – Lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru pada akhir Agustus membuat kondisi para relawan pemadam di lapangan kian memprihatinkan.
Ketua Relawan Barres 698 (Banjarbaru Rescue), Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, mengungkapkan bahwa keterbatasan peralatan dan minimnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi kendala utama dalam menjinakkan si jago merah.
Rudi menyampaikan bahwa armada relawan harus terus berkejaran dengan waktu dan titik api yang muncul setiap hari, sementara operasional mesin pemadam sangat bergantung pada ketersediaan BBM.
“Kami melihat langsung di lapangan, kondisi kawan-kawan relawan sangat memprihatinkan, terutama masalah peralatan dan ketersediaan BBM mereka. Padahal kejadian karhutla di akhir Agustus ini sangat tinggi,” ujar Rudi saat ditemui di sela kegiatan donasi di Halaman GOR Rudy Resnawan Kota Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026).
Menjawab kondisi kritis tersebut, Barres 698 berkolaborasi dengan usaha thrifting outdoor Embun Malam menggelar aksi sosial bertajuk “Beli Sepatu = Sumbang BBM”.
Dalam aksi ini, setiap pasang sepatu yang terjual disisihkan Rp50.000 untuk membantu pasokan BBM armada pemadam.
Inisiatif tersebut terbukti mendapat sambutan hangat dari masyarakat luas. Hingga saat ini, total penjualan sepatu telah menembus angka Rp9.000.000.
Seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan langsung kepada armada relawan yang berada di bawah naungan Barres 698, wadah gabungan bagi sekitar 30 unit pemadam kebakaran dan rescue se-Kota Banjarbaru.
“Alhamdulillah, melalui kolaborasi ini dan publikasi di media sosial serta grup WhatsApp, kita mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat maupun para donatur yang ingin menunjang kegiatan pemadaman di lapangan,” tambah Rudi.
Di lokasi yang sama, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru sekaligus perwakilan Embun Malam, Harun Ar Rasyid, menegaskan bahwa aksi ini murni didasari niat untuk meringankan beban para relawan di lapangan tanpa memasang target khusus.
“Jadi di lapangan itu kawan-kawan yang dirasakan selain harus mengejar titik api juga harus mengejar BBM. Jadi, kami berinisiatif untuk sedikitlah melakukan kegiatan yang bisa meringankan sedikit beban mereka,” ungkap Harun Ar Rasyid.
Melihat antusiasme warga dan mendesaknya kebutuhan operasional pemadam karhutla, Barres 698 bersama Embun Malam membuka peluang untuk kembali melanjutkan aksi galang dana serupa pada akhir pekan mendatang.
“Kita lihat responnya kalau memang masih ada teman-teman yang pengen ini membeli kita lanjutkan lagi di minggu depan di sela sela kegiatan kami sebagai orang ASN, kami sisihkan satu hari libur untuk melakukan kegiatan ini,” tutup Harun. (Caca/Razie)


