TilikBanua.com – Penampilan kini bukan lagi sekadar soal mengikuti tren, tetapi juga menjadi bagian dari cara seseorang membangun kepercayaan diri dan citra profesional. Di tahun 2026, gaya berpakaian pria cenderung mengarah pada konsep smart casual, yaitu perpaduan antara kesan formal dan santai yang tetap nyaman dikenakan dalam berbagai aktivitas.
Pengamat fesyen menilai bahwa masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan membeli pakaian dalam jumlah banyak. Sebaliknya, mereka lebih memilih memiliki beberapa item berkualitas yang mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan.
Kemeja berwarna putih, biru muda, dan krem masih menjadi pilihan utama karena mudah dikombinasikan dengan berbagai warna celana. Sementara itu, celana chino warna khaki, hitam, dan navy menjadi favorit karena memberikan kesan rapi sekaligus fleksibel digunakan, baik saat bekerja maupun menghadiri acara santai.
Selain pakaian, pemilihan sepatu juga menjadi perhatian. Sepatu kulit berwarna cokelat atau hitam tetap menjadi pilihan untuk acara formal, sedangkan sneakers berwarna putih polos semakin diminati karena mampu memberikan kesan modern tanpa menghilangkan sisi elegan.
Para konsultan gaya menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan kesesuaian ukuran pakaian dibandingkan sekadar mengejar merek terkenal. Pakaian yang pas di badan dinilai mampu meningkatkan penampilan secara signifikan, bahkan jika harganya relatif terjangkau.
Di sisi lain, warna-warna bumi seperti cokelat, olive, krem, dan hijau zaitun diprediksi akan mendominasi tren busana sepanjang tahun ini. Warna tersebut dianggap mudah dipadukan dan memberikan kesan dewasa, hangat, serta profesional.
Bagi pria yang bekerja di dunia bisnis, pemerintahan, maupun wirausaha, kombinasi polo shirt polos dengan celana chino dan jam tangan sederhana dinilai sudah cukup menciptakan tampilan yang berkelas tanpa terlihat berlebihan.
Pakar gaya juga mengingatkan bahwa penampilan yang baik tidak hanya ditentukan oleh pakaian. Kebersihan sepatu, kerapian rambut, aroma tubuh, hingga sikap saat berinteraksi turut membentuk kesan pertama seseorang.
Pada akhirnya, berpakaian bukan semata-mata mengikuti mode, melainkan bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain. Dengan memilih busana yang tepat, siapa pun dapat tampil percaya diri tanpa harus mengeluarkan biaya besar.


