tilikbanua.com
Berita UtamaPemerintahanPemprov Kalsel

Jalan Veteran Sungai Lulut Banjarmasin Luluh Lantak, Dinas PUPR Kalsel Lakukan Perbaikan Sementara

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel langsung turun tangan menangani keretakan dan penurunan badan jalan di ruas Jalan Veteran, Sungai Lulut yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Kerusakan diduga dipicu gerusan tebing sungai yang terus berlangsung sehingga mengurangi daya dukung badan jalan.

Sebagai langkah awal, tim Bina Marga telah diperintahkan memasang rambu peringatan dan perangkat pengaman lalu lintas agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di lokasi terdampak.

Selain itu, Dinas PUPR juga menurunkan tim teknis dan konsultan untuk melakukan pengamatan lapangan. Hasil sementara menunjukkan terjadinya gerusan kembali di sisi sungai yang menyebabkan badan jalan mengalami penurunan dan memunculkan retakan memanjang pada perkerasan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, mengatakan sudah disiakan penanganan melalui pekerjaan rutin terlebih dahulu.

Perkerasan yang rusak akan dibongkar, kemudian dipasang cerucuk dalam dan geotekstil sebelum dilakukan penghamparan kembali. Setelah penurunan tanah dinyatakan stabil, baru dilakukan pengaspalan.

Motode yang dilakukan, antara lain mengupas permukaan perkerasan, pemasangan pancang galam sebagai dinding penahan di sekeliling rencana galian.

Lalu menggali 2,5 meter, tergantung penampang dasar sungai, pancang galam jarak 25 sentimeter, pasang geotextile per 0.5 meter, lipatan ujung 1.5 meter, hampar batu pecah dan pasang geotextile.

Penanganan tersebut dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses penurunan tanah dapat terus dipantau.

Dinas PUPR Kalsel memperkirakan waktu yang dibutuhkan agar kondisi jalan kembali fungsional berkisar antara tiga minggu hingga satu bulan.

“Di sisi lain, kami tengah berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas untuk mempertimbangkan penutupan sementara ruas jalan selama proses perbaikan berlangsung,” jelas Yasin.

Langkah itu dinilai penting agar pekerjaan dapat dilakukan secara menyeluruh tanpa terganggu lalu lintas yang padat serta meminimalkan risiko kecelakaan.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki alternatif jalur lain melalui kawasan Rahayu sehingga penutupan sementara dinilai tidak akan mengganggu mobilitas secara signifikan.

Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, terdapat sejumlah tantangan dalam penanganan kerusakan tersebut. Selain berada di kawasan permukiman padat dengan ruang kerja yang terbatas, ruas jalan ini juga merupakan akses utama penghubung Banjarmasin Kota dengan Kelurahan Sungai Lulut sehingga memiliki volume kendaraan yang tinggi.

Kondisi tersebut menyulitkan mobilisasi alat berat, penyimpanan material, serta pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara konvensional.

Penutupan jalan dalam waktu lama juga berpotensi berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian setempat.

Selama ini, penanganan yang dilakukan bersifat sementara berupa overlay perkerasan dan perbaikan lapis pondasi agregat guna menjaga fungsi jalan tetap berjalan.

“Namun karena penyebab utama belum tertangani secara menyeluruh, kerusakan serupa berpotensi kembali terjadi,” ucap Yasin.

Untuk jangka panjang, Dinas PUPR menilai diperlukan penanganan permanen berupa pembangunan struktur pengaman tepi sungai, seperti dinding penahan tanah (DPT) atau sistem pile slab.

Namun pelaksanaannya membutuhkan pembebasan lahan di sisi sungai serta perencanaan teknis yang matang.

Sebelum menentukan metode permanen, pemerintah akan melakukan investigasi teknis meliputi survei visual, pemetaan retakan, pengujian struktur perkerasan melalui test pit, core drill dan Dynamic Cone Penetrometer (DCP), hingga penyelidikan kondisi tanah dasar apabila diperlukan. (Hasan/Razie)

Related posts

Banjarbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan 2026

razie albanjari

​Perusahaan di Banjarmasin Wajib Akomodasi 1 Persen Pekerja Disabilitas

razie albanjari

Sambut Hari Anak Nasional ke-42, Pemko Banjarmasin Terbitkan Surat Edaran Khusus

razie albanjari

Leave a Comment