tilikbanua.com
Berita Utama

Lautan Masyarakat Turut Padati Pemakaman H Rudy Ariffin Di Banjarbaru

BANJARBARU, tilikbanua.com – Isak tangis dan suasana haru menyelimuti Taman Makam Bahagia di Jalan A Yani, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Minggu (6/9/2026) sore.

Ratusan warga dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan memadati area pemakaman untuk mengantarkan mantan Bupati Banjar sekaligus Gubernur Kalsel dua periode (2005–2015), H Rudy Ariffin, ke peristirahatannya yang terakhir.

Pantauan di lokasi, gelombang masyarakat umum sudah memadati kawasan pemakaman sejak selepas salat Ashar. Ketika iring-iringan jenazah H Rudy Ariffin tiba sekitar pukul 16.30 WITA, warga bersama para kolega dan pejabat terus berdesakan memberikan penghormatan terakhir.

Deretan kendaraan umum hingga pelat merah tampak mengular di sepanjang pintu masuk area pemakaman.

​Prosesi pemakaman ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting Banua, di antaranya mantan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin.

​Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh masyarakat yang hadir, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan duka cita mendalam. Di mata warga dan pemerintah, H Rudy Ariffin dikenang sebagai figur pemersatu yang sangat dicintai.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut berduka cita atas berpulangnya Abah H Rudy Ariffin. Beliau kami anggap sebagai bapak pemersatu Banua Kalimantan Selatan,” ujarnya.

​Hasnuryadi juga memimpin doa bersama ribuan pelayat agar almarhum mendapat tempat termulia di sisi Tuhan.

“Kami tentunya mendoakan almarhum Abah H Rudy Ariffin diberikan tempat terbaik yang paling mulia di sisi Allah dan Rasulullah, dan makamnya dijadikan seperti taman surga,” tuturnya.

​Ia juga menyampaikan harapan dan keteguhan bagi keluarga besar yang ditinggalkan almarhum.

​”Kepada keluarga, semoga diberikan ketabahan, keselamatan, kesehatan, dan umur yang panjang dalam mengabdi kepada Allah. Jadikan kehidupan ini sebagai ibadah kepada Allah dan melanjutkan cinta serta pengabdian Abah Rudy Ariffin,” katanya.

​Melihat besarnya simpati masyarakat dan dukungan berbagai pihak, perwakilan keluarga almarhum, Ir Arsyadi, menyampaikan rasa terima kasih mendalam.

​”Kami mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi, alim ulama, habaib, dan masyarakat yang telah membantu sejak almarhum sakit, dirawat hingga proses pemakaman,” ujar Arsyadi.

​Di hadapan para pelayat yang memadati area makam, Arsyadi turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum sepanjang masa hidup dan kepemimpinannya.

​”Atas nama almarhum, kami memohon maaf atas segala kesalahan selama beliau beraktivitas kepada para pejabat, alim ulama, habaib, dan seluruh lapisan masyarakat. Mungkin selama beliau memerintah sebagai bupati maupun gubernur Kalimantan Selatan ada hal-hal yang tidak berkenan,” ungkapnya.

​”Kami mohon ampun dan maaf untuk beliau agar beliau dilapangkan jalannya untuk menghadap Yang Ilahi,” lanjut Arsyadi.

​Di akhir prosesi, pihak keluarga juga mengimbau warga terkait hak dan kewajiban almarhum semasa hidup.

“Jika sekiranya selama hidup almarhum ada janji maupun utang piutang, keluarga berharap dapat disampaikan kepada keluarga besar. Kami akan menerima dan siap untuk menyelesaikan masalah tersebut,” pungkasnya. (Rian/Razie)

Related posts

Pemkot Mematangkan Sekolah Rakyat di Banjarbaru

razie albanjari

Gunakan Bahu Jalan untuk Berjualan, Pedagang Buah Musiman di Banjarmasin Jadi Atensi Satpol PP

razie albanjari

Kalsel Posisi Ke-4, Kepala BNPB Paparkan Peta Karhutla Nasional di Hadapan Wapres

razie albanjari

Leave a Comment