BANJARBARU, tilikbanua.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengimbau seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan listrik hingga sekitar 40 persen dari pemakaian normal sebagai upaya membantu menjaga stabilitas pasokan listrik di Kalimantan Selatan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah, mulai dari Banjarmasin hingga kawasan Hulu Sungai. Menurut Gubernur, langkah penghematan listrik sangat diperlukan agar beban sistem kelistrikan dapat berkurang sehingga pemadaman tidak semakin meluas.
“Kalau bisa di seluruh Kalimantan Selatan kita mengurangi 40 persen penggunaan seperti biasanya. Kalau kita tidak menurunkan penggunaan, maka ini akan padam. Tetapi kalau kita bisa menurunkan pemakaian, Insyaallah prosesnya bisa menyalakan semuanya dan tidak ada lagi pemadaman,” ujar Muhidin, Senin (27/7).
Muhidin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari General Manager PLN, gangguan pasokan listrik dipicu oleh kerusakan pada dua pembangkit utama yang memasok listrik ke sistem Kalimantan.
Kerusakan pertama terjadi pada boiler Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Teweh, Kalimantan Tengah, yang merupakan salah satu pemasok listrik terbesar di wilayah tersebut. Selain itu, generator di pembangkit listrik Asam-Asam juga mengalami gangguan.
“GM PLN menyampaikan saat ini ada kebocoran boiler di PLTGU Muara Teweh yang menjadi pemasok terbesar. Di Asam-Asam juga terjadi kerusakan generator,” katanya.
Gubernur mengakui dampak pemadaman juga dirasakan di kediamannya. Namun, aktivitas tetap dapat berjalan dengan bantuan generator set (genset). Meski demikian, ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi dengan menghemat penggunaan listrik hingga kondisi pembangkit kembali normal.
Menurut Muhidin, PLN menargetkan proses perbaikan pembangkit dapat diselesaikan pada awal Agustus mendatang sehingga pasokan listrik kembali stabil.
“Kami berharap masyarakat bersabar sebentar dulu. Mudah-mudahan, kita berdoa, awal Agustus ini sudah baik dan kembali seperti biasa,” tutupnya.


