tilikbanua.com
Berita Utama

Kirim 1 Ton Surfaktan Untuk Penanganan Karhutla di Kalteng, Polda Kalsel Ungkap Kendala Produksi Masal

BANJARBARU, tilikbanua.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menemui sejumlah kendala dalam memproduksi cairan surfaktan yang digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keterbatasan bahan baku lokal serta belum adanya alat produksi massal menjadi penghambat utama percepatan pasokan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan bahwa bahan baku pembuat cairan surfaktan saat ini tidak tersedia di pasar lokal Kalsel.

Pihaknya harus mendatangkan seluruh material pendukung secara khusus dari Jawa, khususnya Surabaya.

“Kendala utama kami untuk memperbanyak cairan surfaktan ini adalah bahan bakunya tidak ada yang menjual di Kalimantan Selatan, sehingga harus kami datangkan langsung dari Jawa, khususnya Surabaya,” ujar Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan kepada awak media.

Selain pasokan bahan baku, kendala teknis di lapangan juga terletak pada proses pengolahannya. Saat ini, pengerjaan cairan masih dilakukan secara manual tanpa sokongan mesin otomatis untuk produksi berskala besar.

Yudha menjelaskan, keterbatasan fasilitas tersebut berdampak langsung pada kapasitas produksi bulanan maupun harian.

Sebagai gambaran, pengerjaan manual yang melibatkan 30 personel selama tiga hari berturut-turut hanya mampu menghasilkan sekitar 3.000 liter cairan surfaktan.

Kendati menghadapi hambatan pasokan dan teknologi, Polda Kalsel terus berupaya meningkatkan volume produksi seiring datangnya pasokan bahan baku tambahan.

Langkah distribusi ke daerah tetangga yang terdampak karhutla juga mulai direalisasikan.

“Hari ini kami mengirimkan 1 ton cairan surfaktan ke Kalimantan Tengah, dan pengiriman ini akan terus berlanjut. Bahan baku tambahan sudah kami pesan, dan produksi terus berjalan agar titik api di wilayah lain bisa segera dipadamkan,” pungkasnya. (Caca/Razie)

Related posts

Tim Gabungan Kalsel Rekayasa Pembasahan di Tiga Titik Rawan Karhutla

razie albanjari

21 Titik Hidran Bermasalah, BPBD Banjarbaru Minta Relawan Berangkat dengan Tangki Penuh

razie albanjari

Tiga Kecelakaan Terjadi Sekaligus dalam Semalam, Kabut Asap Pekat Banjarbaru Telan Korban

razie albanjari

Leave a Comment