BANJARBARU, tilikbanua.com – Masyarakat mengeluhkan kenedaraan peternakan babi di Guntung Manggis, Banjarbaru, sebab dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan serta melanggar fungsi tata ruang wilayah permukiman.
Masyarakat yang mengeluhkan aktivitas peternakan babi itu antara lain yang bermukim di perumahan Naya Cluster, Citra Manggis Raya dan Harapan Mas.
Warga setempat sudah bertahun-tahun menghirup bau tidak sedap yang bersumber dari kandang babi. Khususnya sore hingga malam hari, terlebih di musim kemarau.
Muhammad Fahmi, warga Kompleks Naya Cluster mengaku sangat terganggu dengan keberadaan kandang babi di sekitar permukiman tersebut.
“Bukan hanya soal bau menyengat, tapi juga lalu lalang kendaraan pengangkut babi yang menggunakan jalan lingkungan kompleks,” kata Fahmi.
Di kompleks Fahmi tinggal, sedikitnya ada 36 kepala keluarga yang terdampak langsung dengan aktivitas pertenakan babi.
Lurah Guntung Manggis, Rajianoor Yahya Lukmana tak menampik adanya aktivitas kandang babi yang dekat dengan permukiman warga.
“Sebenarnya kami sudah menindaklanjuti aduan aktivitas kandang babi itu. Termasuk rakor bersama instansi terkait soal permsalahan tersebut,” kata lurah.
Rajianoor meminta masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas. Dia meminta waktu kepada masyarakat untuk menyelesaikam persolan yang kini dikeluhkan. (April)


