BANJARMASIN, tilikbanua.com – Menghadapi tingginya suhu udara di musim kemarau serta ancaman fenomena cuaca ekstrem El Nino, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran, khususnya yang dipicu oleh korsleting listrik.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengungkapkan rasa prihatinnya atas cuaca panas terik yang melanda kota belakangan ini serta potensi dampaknya terhadap keselamatan warga.
”Kondisi saat ini memang panasnya sudah luar biasa. Sebagaimana pernah disampaikan oleh dinas BPBD, kita akan menghadapi yang namanya fenomena El Nino,” ujar Yamin Selasa (11/08/2026).
Guna mengantisipasi maraknya kasus kebakaran pemukiman, Wali Kota meminta perhatian serius dari masyarakat terkait keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing.
Tak hanya warga, ia juga mendesak pihak PLN untuk aktif turun ke lapangan memeriksa infrastruktur kelistrikan di area publik.
”Kami berharap kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan listrik karena rawan terjadi korsleting. Masalah instalasi listrik ini harus sangat diperhatikan,” tuturnya.
“Kami juga meminta instansi terkait, khususnya PLN, untuk mengecek kondisi perlistrikan dan kabel-kabel yang ada di Kota Banjarmasin. Risiko korsleting tidak hanya di rumah warga, tapi bisa terjadi di mana saja,” tegasnya lagi.
Di samping masalah potensi kebakaran, Yamin juga menyoroti keluhan warga terkait seringnya pemadaman listrik secara mendadak yang memicu kerusakan barang elektronik milik masyarakat.
Pemko Banjarmasin menegaskan telah mengambil langkah diplomasi dengan manajemen PLN pusat maupun daerah.
“Di tengah seringnya pemadaman listrik ini, kita terus berkomunikasi dengan pihak PLN. Harapannya pemadaman ini bisa sesegera mungkin diakhiri,” tambahnya.
Wali Kota menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan pemberitahuan awal dari PLN sebelum melakukan pemadaman bergilir agar warga dapat bersiap-siap.
”Masyarakat menuntut adanya pemberitahuan. Harapan kita, jika memang terjadi pemadaman, satu atau dua hari sebelumnya sudah ada pengumuman yang disampaikan ke publik agar tidak menimbulkan kerusakan pada perangkat elektronik warga. Kami sudah meminta Pak Sekda untuk menemui manajer PLN, bahkan hingga ke tingkat pusat, untuk menyampaikan poin-poin krusial ini demi kenyamanan warga Banjarmasin,” pungkasnya. (Rian/Razie)


