tilikbanua.com
Kabupaten/Kota

Memakan Anggaran Rp13,8 Miliar, Begini Progres Terbaru Pembangunan Jembatan Jafri Zam-Zam

BANJARMASIN, tilikbanua.com — Pembangunan jembatan baru di Jalan Jafri Zam-Zam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, terus menunjukkan tren positif.

Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin ini ditargetkan dapat rampung lebih cepat dari jadwal semula.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Saputra, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan saat ini mencatatkan progres yang menggembirakan.

Seluruh tiang pancang di kedua sisi, baik dari arah Jalan Jafri Zam-Zam maupun dari arah gedung DPRD, telah selesai terpancang.

​”Sekarang itu terdata progresnya sudah positif. Untuk saat ini, seluruh tiang pancang sudah terpasang. Saat ini pekerja sedang melakukan pengecoran abutment (substruktur penopang jembatan),” ujar Chandra saat dikonfirmasi Rabu (02/09/2026).

​Ia menambahkan, setelah pengerjaan abutment rampung, tahap selanjutnya adalah perakitan (setting) rangka baja. Saat ini, material rangka baja tersebut dalam proses pengiriman menuju Banjarmasin.

​”Ini kan bulan Agustus, sehingga dalam 1–2 bulan ke depan harapannya bentuk jembatan tersebut sudah mulai terlihat jelas,” tuturnya.

​Jembatan baru ini dirancang menggunakan desain lengkung baja komposit dengan panjang sekitar 25 meter dan lebar 10 meter. Nilai anggaran untuk pembangunan jembatan ini mencapai Rp13,8 miliar.

​Chandra menjelaskan, konstruksi jembatan nantinya dibuat sedikit lebih tinggi dari posisi sungai.

Desain ini sengaja dipilih untuk mendukung kemudahan normalisasi sungai di kawasan tersebut yang menyambung hingga ke area Pulau Insan, sekaligus memastikan fungsi sungai di Banjarmasin tetap berjalan optimal.

Selain itu, kondisi musim kemarau saat ini dinilai sangat membantu mempercepat proses pengecoran abutment di lapangan tanpa kendala cuaca yang berarti.

​Mengenai target penyelesaian, Dinas PUPR berupaya melakukan percepatan. Meski dalam kontrak awal penuntasan proyek dijadwalkan pada Desember, target pengerjaan digeser ke akhir November.

​”Target awal sebenarnya di bulan Desember, cuma kami usahakan percepat di akhir November,” jelas Chandra.

Dengan percepatan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat di kawasan Jalan Jafri Zam-Zam dapat segera normal kembali dan aliran sungai di sekitarnya dapat berfungsi sebagaimana mestinya. (Rian/Razie)

Related posts

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Banjarmasin Gelar Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas

razie albanjari

Kobarkan Semangat Nasionalisme, Pemko Banjarmasin Merahkan Kota dengan Ribuan Bendera Merah Putih​

razie albanjari

Soroti Area Kumuh hingga Kebersihan, Wawali Banjarmasin Minta Fasilitas Pasar Sentra Antasari Ditingkatkan.

razie albanjari

Leave a Comment