tilikbanua.com
Peristiwa

Truk Muatan Besi Terbalik di Tikungan Tajam Depan SPBU Al Munawwarah Banjarbaru

BANJARBARU, tilikbanua.com – Jalur Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, kembali mencatatkan insiden kecelakaan lalu lintas pada Senin (26/10/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA.

Sebuah truk bermuatan besi bekas bernomor polisi S 8468 UR terbalik di tengah jalan tepat di depan SPBU Masjid Agung Al Munawwarah, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Insiden yang terjadi dekat Bundaran Masjid Agung Al Munawwarah ini memantik perhatian serius dari berbagai pihak, mulai dari kepolisian hingga otoritas perhubungan.

Pasalnya, kecelakaan ini kembali membuka catatan evaluasi terkait aspek keselamatan berkendara bagi kendaraan berat, kelayakan muatan, hingga mitigasi infrastruktur jalan.

Kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan oleh Dadang meluncur dari Jalan Jeruk, Sungai Ulin, dengan rencana perjalanan menuju Banjarmasin.

Namun, setibanya di tikungan Jalan Trikora menuju arah Bundaran Palam, petaka tak terhindarkan.

Kasatlantas Polres Banjarbaru, AKP Tio Septian Dwi Cayo, memaparkan bahwa berdasarkan hasil pendalaman awal, pengemudi diduga kaget menghadapi kontur tikungan yang cenderung tajam.

Faktor ketidaktahuan medan turut memperparah situasi, mengingat pengemudi tersebut baru kali pertama melintas di jalur Kota Banjarbaru.

“Jadi untuk kronologis awalnya, ini dari arah Traffic Light Trikora menuju Bundaran Palam. Pada saat di titik lokasi ini, si sopir kaget karena tikungannya agak sedikit tajam. Jadi pada saat itu belok dan akhirnya terguling ke sebelah kanan. Dari info awal, pengemudi ini baru pertama kali melintas di jalanan di Banjarbaru,” ungkap AKP Tio.

Meski truk mengalami kerusakan akibat menghantam median jalan, insiden ini berakhir tanpa adanya korban jiwa. Proses evakuasi kendaraan langsung dikoordinasikan secara cepat oleh petugas di lapangan.

Di sisi lain, Dadang selaku pengemudi truk memberikan kesaksian langsung dari lokasi kejadian.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi dan posisi gigi transmisi masih berada di gigi tiga dengan sistem pengereman yang berfungsi normal.

“Aman saja aku tidak laju, gigi tiga masih aman, remnya juga. Alhamdulillah aman keluar, soalnya pas miring sudah terasa mau keluar-keluar, banyak muatan itu sudah terasa,” tutur Dadang.

Menindaklanjuti rentetan evaluasi keselamatan di jalur strategis ini, Satlantas Polres Banjarbaru bersama instansi terkait berkomitmen untuk meningkatkan langkah-langkah preventif.

AKP Tio Septian Dwi Cayo menegaskan bahwa pihaknya, bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja, akan terus menggalakkan imbauan keselamatan, khususnya bagi armada-armada bermuatan berat yang melintas di kawasan perkotaan Banjarbaru.

Sebagai langkah jangka panjang, penambahan fasilitas keselamatan jalan juga masuk dalam agenda prioritas.

Titik tikungan maut yang sebelumnya telah dilengkapi warning light akan diperkuat dengan rambu-rambu peringatan tambahan yang lebih mencolok.

“Nanti kami akan tambahkan lagi imbauan sehingga menjadi penanda bagi pengendara, bukan hanya kendaraan besar tetapi dari kendaraan kecil pun juga dari jauh biar terlihat apabila memang di depan itu ada tikungan yang tajam,” pungkas AKP Tio.

Pihak kepolisian juga kembali mengingatkan para pengemudi angkutan berat agar senantiasa melakukan pemetaan rute perjalanan secara matang sebelum melintas di jalur-jalur baru demi meminimalisasi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. (Caca/Razie)

Related posts

Tanggapi Ambruknya Jembatan Mantuil, Wali Kota Banjarmasin Bergerak Cepat Siapkan Jembatan Darurat dari Konstruksi Besi

razie albanjari

DPRD Banjarmasin Tinjau Jembatan Saka Harang Mantuil yang Ambruk, Desak Pemko Segera Bangun Akses Darurat dan Permanen

razie albanjari

“Saat Gontor Genap 100 Tahun, Nama KH Idham Chalid Putra Banua Kembali Bergema”

admin

Leave a Comment