tilikbanua.com
Berita Utama

Salurkan Bantuan Presiden dan 2 Ton Susu, Bobon Santoso Ungkap Jeritan Warga Kalimantan Korban ISPA

BANJARBARU, tilikbanua.com – Perjuangan kreator konten dan koki kuliner Bobon Santoso dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan tidak hanya diwujudkan lewat aksi memasak porsi besar.

Di balik dapur umum “Kuali Merah Putih” di Banjarbaru, Bobon ternyata mengemban misi besar sebagai jembatan aspirasi masyarakat yang langsung berujung pada turunnya bantuan masif dari Presiden Republik Indonesia.

Aksi sosial yang dipusatkan di Posko Satgas Karhutla Kalsel, kawasan Guntung Damar, Kelurahan Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, pada Senin (26/10/2026), menjadi saksi bagaimana kepedulian seorang figur publik dapat mengetuk pintu istana.

Di sela kesibukannya meracik 3.000 porsi makanan bersama jajaran Korem 101/Antasari untuk para relawan, Bobon membeberkan kisah di balik gelombang bantuan berskala besar yang dikirimkan langsung dari Jakarta.

Menurutnya, seluruh bantuan tersebut bermula dari banjirnya pesan langsung Direct Message (DM) di akun Instagram pribadinya.

Banyak warga, khususnya para ibu rumah tangga dari Palangka Raya dan berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, mengadukan nasib mereka yang terpuruk akibat karhutla yang sudah berlangsung berbulan-bulan.

Selain kehilangan sumber penghidupan, mereka dihadapkan pada situasi darurat kesehatan di mana anak-anak mulai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Merespons jeritan hati tersebut, Bobon bersama timnya memilih untuk tidak tinggal diam dan segera membawa keluh kesah itu ke tingkat pengambil kebijakan tertinggi di tanah air.

“Banyak keluh kesah dari masyarakat Palangkaraya, masyarakat Kalimantan yang meminta bantuan melalui kami. Kami sampaikan ke Pak Seskab, lalu dimonitor, dan tentunya diberikan oleh Bapak Presiden. Sehari kemudian, besoknya langsung datang barang-barang dari Jakarta, jumlahnya sangat banyak,” ungkap Bobon.

Berkat langkah cepat dan komunikasi yang dibangun Bobon bersama Sekretaris Kabinet serta restu dari Presiden, bantuan logistik penanganan karhutla tiba di Kalimantan dalam waktu singkat.

Bantuan tersebut meliputi 20 ribu paket sembako, 100 ribu buah masker KN95 untuk perlindungan pernapasan, 24 ributabung oksigen portabel sebagai cadangan darurat medis, serta pasokan susu bernutrisi mencapai ton-ton an.

Bobon mengaku paling terenyuh saat memperjuangkan permintaan khusus dari para ibu yang cemas akan kesehatan buah hati mereka yang jatuh sakit akibat paparan kabut asap. Permohonan susu tersebut akhirnya dapat direalisasikan berkat dukungan penuh negara.

“Mama-mama, ibu-ibu minta susu karena anak-anak mereka terkena ISPA, dan karena situasi seperti ini akhirnya kesusahan mencari nafkah, sehingga mereka minta susu dari kami. Akhirnya Puji Tuhan, Alhamdulillah, disupport dari negara kurang lebih hampir 2 ton susu untuk adik-adik kita,” tutur Bobon penuh haru.

Langkah strategis Bobon yang memadukan aksi sosial langsung di lapangan dengan penyaluran aspirasi tingkat tinggi ini mendapat apresiasi luas.

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menilai kehadiran dapur umum dan sinergi lintas sektor ini sangat membakar semangat para petugas dan relawan seperti Hendri Wibowo dari MPA Kelurahan Syamsudin Noor yang telah siaga 24 jam selama tiga bulan terakhir.

Sebagai putra daerah asal Singkawang, Kalimantan Barat, yang keluarganya turut merasakan dampak pekatnya asap, Bobon berharap seluruh rangkaian bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun aksi gotong royong di dapur umum, dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi doa agar bencana karhutla di bumi Borneo lekas berlalu. (Caca/Razie)

Related posts

Kenangan Pasutri Korban KM Virgo Transport 8 di Mata Tetangga: Taat Ibadah dan Dikenal Dermawan

razie albanjari

El Nino Bikin Musim Hujan Mundur, Kalsel Diprediksi Masuki Puncak di Januari 2027

razie albanjari

Resmi Secara Hukum, 48 Pasangan Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu di Kota Banjarmasin

razie albanjari

Leave a Comment