BANJARMASIN, tilikbanua.com – Latihan perdana panjat tebing usia dini yang digelar FPTI Kota Banjarmasin di GOR Hasanudin HM, Selasa (21/07/2026) kemarin, dibanjiri peserta.
Tingginya kehadiran anak-anak yang didampingi orang tua menjadi sinyal positif dimulainya perburuan bibit muda panjat tebing di daerah tersebut.
Ketua FPTI Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, tak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar.
Semangat ini menjadi modal berharga bagi FPTI untuk membangkitkan kembali masa kejayaan panjat tebing Banjarmasin.
“Sejalan dengan arahan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, untuk memajukan olahraga, khususnya panjat tebing, kami memantau langsung anak-anak yang berlatih kemarin,” ujar Zazuli, Kamis (23/07/2026).
”Luar biasa melihat anak-anak didampingi orang tuanya datang. Kami tidak menyangka pesertanya sebanyak ini. Semangat mereka juga sangat terlihat,” sambungnya.
Melihat ramainya peserta cilik yang hadir, FPTI fokus menanamkan teknik dasar dengan mengutamakan standar keselamatan ketat.
Para pelatih belum menuntut kecepatan, melainkan membekali anak-anak dengan penguasaan pijakan kaki, pegangan handhold, keseimbangan, serta mental keberanian di dinding panjat.
”Kami tidak langsung mengajarkan lintasan yang sulit. Anak-anak dikenalkan lebih dulu teknik dasar. Fondasi ini penting agar ketika masuk usia prestasi mereka memiliki kemampuan yang kuat sekaligus terhindar dari cedera,” jelas Zazuli.
Melalui pembinaan berjenjang sejak dini, FPTI Banjarmasin optimistis dapat mencetak generasi baru atlet yang mampu bersaing di kancah provinsi maupun nasional.
”Ini upaya kami mencari bibit unggul atlet FPTI Banjarmasin karena sudah lama tidak melahirkan atlet berprestasi. Semoga ke depan semakin baik sesuai semboyan kami, Maju Prestasinya, Sejahtera Atletnya,” pungkasnya. (Rian/Razie)


