tilikbanua.com
Kabupaten/Kota

Fokus Pemulihan Korban, DP3A Banjarmasin Prioritaskan Pendampingan Psikologis dan Hukum

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin menegaskan bahwa perlindungan serta pemulihan fisik dan psikis korban kekerasan anak menjadi prioritas utama.

Penanganan diberikan secara komprehensif mulai dari pendampingan medis, pemulihan trauma (trauma healing), hingga bantuan legalitas hukum.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Banjarmasin, Susan, menjelaskan bahwa setiap anak yang menjadi korban mendapatkan akses layanan psikologis intensif dan rujukan lanjutan agar proses pemulihan trauma dapat berjalan optimal.

​”Korban memperoleh layanan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta rujukan layanan lain sesuai kebutuhan agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan mereka bisa kembali menata masa depannya,” tegas Susan saat dikonfirmasi Jumat (07/08/2026).

​Di samping penanganan fokus pada korban, DP3A juga menjalankan amanat Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dalam mendampingi anak yang berstatus sebagai pelaku.

Langkah ini diambil untuk memutus rantai trauma, mengingat banyak kasus menunjukkan pelaku anak dulunya merupakan korban kekerasan yang tidak tertangani dengan tuntas.

“Dari pendampingan psikolog, kami menelusuri latar belakang tindakan mereka. Rata-rata pada kasus kekerasan seksual tertentu, pelaku ternyata adalah korban di masa lalu. Inilah mengapa pemulihan terhadap korban maupun pelaku sama-sama krusial, agar pola kekerasan berulang tidak kembali terjadi,” jelasnya.

​Selama enam bulan terakhir, DP3A Banjarmasin menangani 16 kasus yang melibatkan pelaku anak laki-laki berusia 14 hingga 17 tahun, dengan 5 di antaranya kini menjalani proses pembinaan di Lapas Martapura.

​Meski berada dalam proses hukum, hak-hak dasar anak seperti pendidikan dan bimbingan kerohanian tetap dijamin melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan.

Selain itu, DP3A turut melibatkan peran orang tua melalui edukasi pola asuh guna meminimalkan dampak negatif pergaulan serta paparan konten internet pada gawai. (Rian/Razie)

Related posts

Hujan Aduan Warga Soal Listrik Padam, Pemko Banjarmasin Datangi Kantor PLN

razie albanjari

Tertibkan KTL, Dishub Banjarmasin Incar Jukir Liar di Hasanuddin HM hingga Kayu Tangi

razie albanjari

Penyegaran Birokrasi Banjarbaru, Wali Kota Lisa Halaby Rotasi Jajaran Kepala Dinas hingga Asisten

razie albanjari

Leave a Comment