tilikbanua.com
Peristiwa

Pria Ditemukan Meninggal di Lahan Bekas Terbakar Banjarbaru Usai Tak Pulang Memancing

BANJABARU, tilikbanua.com – Berawal dari kecemasan sang istri yang tak mendapati suaminya pulang hingga siang hari, pencarian Syansuddinoor (50) berakhir duka.

Warga Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Banjarbaru ini ditemukan meninggal dunia di lokasi pemancingan Jalan Awang Peramuan, Rabu (12/8/2026) siang.

Kronologi kejadian bermula pada Selasa sore saat korban pamit pergi memancing. Menurut sang istri, Herdawiyah, suaminya menunjukkan perilaku berbeda sebelum berangkat dengan meminum obat nyeri tulang dari bidan.

“Kadada aritan (tida ada sakit yang parah, saya tanya kenapa minum obat. Kata beliau tidak apa-apa, buat jaga-jaga saja,” ujar Herdawiyah saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa kebiasaan korban, ia selalu kembali ke rumah pada pukul 05.00 WITA. Namun hingga Rabu pagi menjelang siang, keberadaan korban tak kunjung terlihat.

Melihat suaminya tak kunjung pulang, Herdawiyah panik dan berusaha menghubungi rekan-rekan korban. Namun, tidak ada satu pun yang tahu keberadaannya.

Merasakan firasat buruk, Herdawiyah kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mencari keberadaan suaminya ke lokasi pemancingan di kawasan Awang Peramuan.

Merespon permintaan tersebut, dua warga setempat bernama Ancah (42) dan Fadli langsung bergegas menyisir area pemancingan di tepi sungai dekat hutan bekas lahan terbakar.

Sekitar pukul 12.15 Wita, saksi menemukan korban sudah dalam posisi tergeletak tak bernyawa di pinggir sungai bersama alat pancing milik korban.

“Sekali dicari, astaga katanya orangnya sudah tidak ada,” tambah dia.

Saksi kemudian langsung melaporkan temuan tersebut kepada relawan damkar, Babinsa, dan pihak Polsek Liang Anggang.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Heru Setiawan, menyatakan dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, kami menemukan peralatan memancing di dekat jasad korban. Namun tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Liang Anggang AKP Heru Setiawan.

Meski lokasi ditemukannya jasad berada di area lahan bekas terbakar, pihak kepolisian memastikan tidak ada aktivitas kebakaran di titik tersebut pada malam sebelum korban ditemukan.

“Hasil pemeriksaan awal diperkirakan korban meninggal belum mencapai 24 jam. Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jasad korban dievakuasi ke RSUD Idaman Banjarbaru guna menjalani proses visum,” tegas Kapolsek.

Usai menjalani visum di RSUD Idaman Banjarbaru untuk memastikan penyebab pasti kematiannya, jenazah dipulangkan ke Barabai untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. (Caca/Razie)

Related posts

Tingginya Frekuensi Kebakaran di Banjarmasin: 63 Kasus Terjadi dalam Delapan Bulan

razie albanjari

Kebakaran Melanda Banjar Indah Banjarmasin Selatan: 1 Orang Meninggal Dunia, 2 Rumah Rusak

razie albanjari

Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

razie albanjari

Leave a Comment