BANJARBARU, tilikbanua.com – Jajaran Polsek Liang Anggang merespons laporan warga terkait penemuan jasad seorang pria di teras belakang Masjid Sulaiman, Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Rabu (12/8/2026) sore.
Kapolsek Liang Anggang, AKP Heru Setiawan, mengatakan informasi awal diterima dari rekan-rekan relawan sekitar pukul 17.00 WITA.
Mengingat lokasi kejadian tak jauh dari markas komando, piket Polsek Liang Anggang langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).
“Kami menerima informasi dari rekan relawan dan langsung menuju lokasi bersama piket Polsek. Kami mengamankan TKP sambil menunggu Tim Inafis dari Polres Banjarbaru untuk bersama-sama melakukan olah TKP,” ujar AKP Heru Setiawan di lokasi kejadian.
Ia menyebutkan dari hasil olah TKP awal serta pemeriksaan tubuh korban bersama Tim Inafis Polres Banjarbaru, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat dilakukan olah TKP. Berdasarkan keterangan saksi yang ada, korban memang sudah tiga hari tidur di masjid ini,”
Begitu pun dari keterangan para saksi yang ada katanya, korban diduga kuat meninggal dunia akibat sakit.
“Bahkan ada dua orang saksi yang sempat melihat ketika korban mendadak jatuh. Jadi kuat dugaan korban meninggal dunia karena sakit,” tegas Kapolsek.
Meski penyebab kematian telah dipastikan karena sakit, pihak kepolisian kini tengah mendalami temuan identitas korban.
Usai dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru untuk proses visum, ditemukan dokumen atas nama Nuriyadi Supriatno (46) beralamat di Jalan Sudirman, Lapas IA Samarinda, Kalimantan Timur.
Namun, petugas juga menemukan dokumen identitas lain yang dibawa oleh korban. Berdasarkan penelusuran awal, domisili keluarga korban disinyalir berada di wilayah Jawa Tengah.
“Yang menjadi kendala saat ini, korban membawa KTP orang lain dan ini masih kami dalami. Namun, kami sudah mengantongi informasi jaringan Polsek di wilayah Jepara, Jawa Tengah. Kami sudah berkoordinasi dan tersambung ke sana, mudah-mudahan informasi ini bisa segera sampai ke pihak keluarga korban,” tutupnya. (caca/Razie)


