tilikbanua.com
Berita Utama

Punya KIA, Anak Dapat Tiket Waterpark Lebih Murah: Pemprov Kalsel Gandeng Dunia Usaha

BANJARBARU, tilikbanua.com – Memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) kini tidak hanya menjadi bagian dari tertib administrasi kependudukan. Di Kalimantan Selatan, kepemilikan KIA mulai memberikan manfaat langsung bagi anak dan keluarga melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan dunia usaha.

Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama Pemprov Kalsel dengan The Breeze Waterpark. Pemegang KIA mendapatkan keuntungan berupa harga khusus tiket masuk yang lebih murah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan H. Martinus selaku pemilik The Breeze Waterpark pada puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kamis (13/8/2026), di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Kesepakatan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan dengan The Breeze Waterpark.

Pemilik The Breeze Waterpark, Martinus, mengatakan anak yang memiliki KIA dan berkunjung ke tempat wisata tersebut bisa memperoleh harga tiket khusus.

“Bagi keluarga yang berkunjung dan membawa anak-anak, cukup menunjukkan Kartu Identitas Anak. Kami akan memberikan harga khusus tiket masuk hanya Rp25.000 per anak, dari harga normal Rp35.000,” ujar Martinus di sela-sela Puncak Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, pada Kamis (13/8.2026).

Martinus menegaskan, keterlibatan dunia usaha dalam program KIA tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis. Menurutnya, pelaku usaha juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Tidak hanya bicara keuntungan tapi bagaimana dunia usaha bisa turut berkontribusi menyukseskan program yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” katanya.

Kerja sama dengan The Breeze Waterpark, lanjut Martinus, menjadi salah satu contoh konkret bahwa KIA dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Anak pemegang KIA mendapatkan tiket lebih murah, sementara orang tua terdorong untuk memastikan anaknya memiliki identitas kependudukan resmi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain anak-anak mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau, kami juga ingin ikut mendorong para orang tua agar semakin menyadari pentingnya Kartu Identitas Anak sebagai identitas resmi anak,” pungkas Martinus

KIA sendiri merupakan identitas resmi bagi anak berusia di bawah 17 tahun dan belum memiliki KTP elektronik. Kartu tersebut memuat sejumlah identitas penting anak, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Keberadaan KIA dapat memberikan berbagai kemudahan, mulai dari pembuktian identitas anak, akses terhadap pelayanan publik, hingga mendukung tertib administrasi kependudukan sejak usia dini.

Melalui pola kerja sama dengan dunia usaha, manfaat KIA kini diperluas agar tidak hanya berhenti sebagai dokumen administrasi. Anak dan keluarga pemegang KIA berpeluang mendapatkan berbagai fasilitas, layanan, maupun penawaran khusus dari mitra yang bekerja sama dengan pemerintah. (Caca/Razie)

Related posts

​23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin, Mayoritas Akibat Kelalaian Membakar Sampah

razie albanjari

Kantor Dinkes Banjar Digeledah, Kejari Sita Puluhan Dokumen

razie albanjari

Hilang saat Membersihkan Lahan di Gambut, Lansia asal Banjarmasin Ditemukan Selamat

razie albanjari

Leave a Comment