Banjarbaru, tilikbanua.com – Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menghadirkan terobosan baru di sektor transportasi publik. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, sejumlah layanan angkutan modern akan mulai diperkenalkan, mulai dari shuttle bus gratis hingga pengoperasian bus listrik berkapasitas besar.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum yang lebih nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi, mengatakan peluncuran layanan baru ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sistem transportasi publik di Banua sekaligus mendukung kemudahan mobilitas masyarakat.
Salah satu program yang akan segera beroperasi adalah shuttle bus perkantoran di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Pada tahap awal, layanan ini dapat dinikmati masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) secara gratis.
“Kami ingin memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dan ASN yang beraktivitas di kawasan perkantoran. Pada tahap awal, layanan shuttle ini akan diberikan tanpa dipungut biaya,” ujar Fitri belum lama tadi.
Selain itu, Dishub Kalsel juga membuka koridor baru angkutan massal yang melintasi jalur paralel Jalan Gubernur Syarkawi menuju kawasan perkantoran. Penambahan rute ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus menjadi alternatif transportasi menuju pusat pemerintahan.
Untuk menjawab tingginya kebutuhan transportasi pada jam sibuk, Dishub Kalsel turut mengoperasikan bus listrik berkapasitas besar yang akan melayani rute Rumah Sakit Mulin menuju Simpang Empat. Armada tersebut akan beroperasi pada pukul 07.00–09.00 Wita dan 16.00–18.00 Wita.
Menurut Fitri, pengoperasian bus listrik jumbo ini bertujuan mengurangi kepadatan penumpang yang kerap terjadi di sejumlah halte, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
“Kami menyiapkan bus listrik berkapasitas besar untuk melayani koridor dengan tingkat okupansi tinggi sehingga masyarakat dapat terlayani lebih baik dan waktu tunggu menjadi lebih singkat,” katanya.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga akan memperkenalkan Shuttle Perkotaan Kalimantan Selatan sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang berkelanjutan.
Seluruh layanan tersebut dijadwalkan diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Meski dilaksanakan secara sederhana tanpa seremoni besar, peluncuran ini menjadi penanda dimulainya era baru transportasi publik yang lebih modern di Banua.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kehadiran shuttle gratis, koridor baru, dan bus listrik berkapasitas besar dapat mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum, sehingga kemacetan dan emisi di kawasan perkotaan dapat ditekan secara bertahap.
“Semua ini sebagai penanda dimulainya era baru sistem transportasi di Kalsel,” pungkas Fitri.


