tilikbanua.com
Berita Utama

Atasi Dangkalnya Sungai Baru, Pemko Banjarmasin dan BWS Kalimantan III Kerap Pangkas Pulau Insan Demi Tampung Air

BANJARMASIN, tilikbanua.com – Langkah untuk pengendalian banjir terus dipacu Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III.

Terbaru, pengerukan difokuskan pada kawasan Sungai Baru dan Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Tengah, yang selama ini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan keberadaan Pulau Insan.

​Pengerjaan yang memanfaatkan unit excavator amphibi tersebut sengaja digelar sejak sore hingga malam hari, mulai Kamis (20/08/2026) kemarin, untuk memanfaatkan momen air surut agar pembersihan daratan pulau serta sedimentasi berjalan optimal.

​Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, saat meninjau langsung proyek di lapangan menegaskan bahwa pembersihan kawasan ini menjadi krusial. Pembebasan lahan yang telah rampung membuat penataan Sungai Baru, termasuk pengerukan area Pulau Insan, kini bisa dieksekusi secara masif.

​Fokus utama dari dikeruknya kawasan Pulau Insan dan sedimentasi di sekitarnya adalah untuk mengembalikan fungsi vital sungai sebagai wadah penampung debit air hujan maupun kiriman pasang air laut.

“Ini kita melakukan penormalisasian di Sungai Baru. Tentunya ini sudah dibebaskan lahan-lahannya semuanya, tinggal kita melakukan penataan dan pembersihan sungai-sungai yang dangkal,” ujar Yamin.

​Ia menerangkan, pemangkasan serta pengerukan daratan di tengah sungai ini ditargetkan mampu mengubah kawasan tersebut menjadi kolam retensi alami yang efektif menyerap genangan air di dua wilayah sekitar.

​”Harapan kita ini juga bisa menjadi satu tempat retensi genangan air di Kota Banjarmasin, khususnya di wilayah Kelurahan Sungai Baru dan Pekapuran Raya,” jelasnya.

Proses pengerukan ditargetkan selesai dalam sepekan ke depan sebelum memasuki tahap penataan estetika kawasan. Wali Kota turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan lalu lintas dan kenyamanan warga akibat mobilitas truk pengangkut sisa pengerukan.

​Di sisi lain, Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Erianto, mengapresiasi keberanian Pemko Banjarmasin dalam mengeksekusi pengerukan kawasan ini. Menurutnya, mengeruk dan menata segmen pulau di tengah sungai sejauh 500 meter ini akan menjadi percontohan ideal penanganan banjir di titik-titik sungai lainnya.

​”Kita contoh satu segmen meskipun hanya 500 meter, kita apa pun kita lakukan. Saya salut Bapak Wali Kota, dedikasinya, keberaniannya dalam hal pembangunan di Kota Banjarmasin,” ungkap Sandi.

Lantas, sinergi ini diharapkan menjadi pijakan berkelanjutan dalam merestorasi fungsi sungai demi Banjarmasin yang bebas banjir. (Rian/Razie)

Related posts

Keberadaan Ternak Babi di Guntung Manggis Banjarbaru Dikeluhkan

razie albanjari

Terdesak Kebutuhan BBM Saat Padamkan Karhutla, Aksi Sosial Thrifting Sepatu Bantu Relawan Banjarbaru

razie albanjari

Belum Ada Tersangka, Kejari Banjar Masih Lengkapi Bukti Kasus Dugaan Korupsi RS Tipe D Gambut

razie albanjari

Leave a Comment