tilikbanua.com
Berita Utama

Gempur Karhutla, 1 Ton Garam Mikro Disemai di Langit Utara Kalsel

BANJARBARU, tilikbanua.com – Sebanyak 1 ton garam halus jenis Natrium Klorida (NaCl) disemaikan di wilayah utara Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam penerbangan sorti pertama Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Sabtu (5/9/2026) sore.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembentukan hujan buatan guna menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali marak.

Penyemaian bahan semai berukuran mikro tersebut menyasar awan-awan potensial di bagian utara Kalsel, yang dipandu langsung berdasarkan data pemantauan atmosfer dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Flight Scientist Coordinator PT Milan selaku operator OMC, Abdul Arsyad, menjelaskan bahwa penggunaan garam NaCl berbutir sangat halus dirancang khusus agar proses sublimasi dan pengumpulan uap air di dalam awan berjalan lebih maksimal.

“Untuk pelaksanaan OMC, kita menggunakan garam NaCl yang ukurannya sangat kecil sehingga dapat dimasukkan ke awan dengan lebih efektif. Adanya OMC ini dapat mempercepat proses terjadinya hujan dengan mengumpulkan awan-awan yang mungkin cenderung kecil. Peningkatan potensinya sekitar 15 persen,” ujar Abdul Arsyad, Sabtu (5/9/2026).

Arsyad menegaskan bahwa operasional pesawat pengangkut garam sepenuhnya bergantung pada keberadaan awan Cumulus.

Pertumbuhan awan di wilayah Kalsel diprediksi dominan terjadi pada siang hingga sore hari, meski potensi pada pagi hari tetap ada.

“Kita melakukan penerbangan berdasarkan data dari BMKG. Jika terdapat potensi awan, baru bisa kita optimalkan untuk melakukan OMC ini. Namun jika tidak, kita belum bisa melaksanakan karena mutlak membutuhkan ketersediaan awan,” tambahnya.

Berdasarkan analisis BMKG, potensi pertumbuhan awan diproyeksikan bakal meningkat dan merata di seluruh wilayah Kalsel pada 7 dan 8 September mendatang.

Tim operator bersiap mengoptimalkan periode emas tersebut untuk mengguyur kawasan-kawasan prioritas yang memiliki sebaran titik panas (hotspot) tinggi. (Caca/Razie)

Related posts

Respons Cepat Ambruknya Jembatan Saka Harang Mantuil: Pemko Pasang Jembatan Bailey dan Jadwalkan Rekonstruksi Total di 2027

razie albanjari

21 Titik Hidran Bermasalah, BPBD Banjarbaru Minta Relawan Berangkat dengan Tangki Penuh

razie albanjari

Kesempatan Emas! BPKAD Kalsel Lelang Mobil dan Motor Dinas Secara Online

razie albanjari

Leave a Comment