tilikbanua.com
Berita Utama

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Penutupan Bandara Soekarno-Hatta, Rute Penerbangan di Syamsudin Noor Terganggu

BANJARBARU, tilikbanua.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali memberikan dampak signifikan bagi industri penerbangan nasional.

Akibat penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) sejak Minggu (6/9/2026) dini hari, sejumlah penerbangan dari dan menuju berbagai bandara daerah mengalami penundaan hingga pembatalan, termasuk di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengonfirmasi bahwa penutupan penerbangan di Jakarta berdampak langsung pada rotasi pesawat di Banjarmasin.

“Seperti yang kita ketahui, aktivitas volcanic ash atau abu vulkanik erupsi gunung berapi menuntut kehati-hatian tinggi dalam dunia penerbangan. Berdasarkan koordinasi hingga pagi ini, Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara sampai pukul 13.30 WIB atau sekitar pukul 14.30 WITA,” ujar Millyas, Minggu (6/9/2026).

Hingga pukul 10.30 WITA, tercatat ada lima penerbangan rute Jakarta–Banjarmasin yang resmi dibatalkan akibat pesawat tidak dapat lepas landas dari Jakarta.

Penerbangan yang terdampak meliputi satu penerbangan Garuda Indonesia, satu penerbangan Pelita Air, dan tiga penerbangan Citilink. Pada papan informasi bandara, status penerbangan rute tersebut tercantum sebagai Delay Weather UFN (Until Further Notice).

Meski demikian, kondisi di terminal penumpang Bandara Syamsudin Noor relatif kondusif tanpa adanya penumpukan massal. Manajemen bandara bersama pihak maskapai telah mengalihkan informasi penundaan lebih awal kepada para calon penumpang.

Dari total estimasi 5.000 hingga 6.000 penumpang yang terjadwal terbang hari ini, sebagian besar penumpang yang terdampak telah menerima pemberitahuan sebelum berangkat ke bandara.

Sebagai langkah antisipasi efek domino dari gangguan rotasi penerbangan maupun kondisi darurat di udara, pihak pengelola Bandara Syamsudin Noor telah bersiaga penuh.

“Kami diminta untuk standby guna mengantisipasi jika ada pesawat rute Jakarta yang tidak bisa mendarat dan membutuhkan pengalihan (divert), kami telah menyiapkan lima parking stand khusus situasi darurat,” tambah Stephanus.

Pihak Angkasa Pura Indonesia juga memastikan penanganan hak-hak penumpang (service recovery bagi mereka yang mengalami keterlambatan jadwal penerbangan di area bandara.

Hingga saat ini, manajemen bandara terus memantau pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau secara berkala sembari menunggu arahan terbaru dari otoritas penerbangan pusat.

Terbaru data penerbangan hingga pukul 10.55 WITA, tercatat ada 14 jadwal penerbangan yang terganggu akibat pembatalan maupun keterlambatan rotasi pesawat, meliputi delapan rute keberangkatan atau departure dan enam rute kedatangan atau arrival. (Caca/Razie)

Related posts

Sampaikan Keluhan Pemadaman Bergilir ke PLN Pusat, Pemko Banjarmasin Perjuangkan Kompensasi untuk Warga

razie albanjari

Protes Listrik Padam di Kalselteng, Aliansi Masyarakat Kalsel Bersatu “Sumbang” Batubara ke PLN

razie albanjari

Buntut Aduan Masyarakat, Dua Pengelola Parkir di Banjarbaru Kena Teguran Keras

admin

Leave a Comment