tilikbanua.com
Berita Utama

Antisipasi Dampak Kemarau, Ini Pesan Penting Wali Kota Banjarmasin untuk Masyarakat

BANJARMASIN, tilikbanua.com — Menghadapi siklus musim kemarau yang terjadi setiap tahun, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, memberikan tanggapan serta imbauan penting bagi seluruh elemen masyarakat, instansi dinas terkait, hingga para petani di wilayahnya.

​Menurut Yamin, rutinitas kemarau yang sudah terprediksi setiap tahunnya harus dijadikan acuan dasar dalam penyusunan rencana kerja pemerintah, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

​Wali Kota menekankan pentingnya efisiensi momen kemarau untuk pengerjaan fisik, khususnya pembersihan dan penggerukan sungai.

“Sebenarnya ini pas momennya penggerukan sungai jauh lebih efektif dilakukan saat musim kemarau dibandingkan musim hujan,” ungkap Yamin, Kamis (20/08/2026).

Ia menilau, saat air surut, kondisi dasar sungai terlihat jelas. Lantas, dirinya pun mengarahkan agar pengerjaan di kawasan Pulau Insan disesuaikan saat kondisi air kering/surut (termasuk pengerjaan di malam hari).

Diketahui, kawasan Pulau Insan diproyeksikan menjadi ruang retensi air yang nantinya dilengkapi pintu air. Saat musim kering tiba, air ditahan agar tidak keluar sehingga ketersediaan air pasokan tetap bertahan.

​Disisi lain, terintrusionya air asin ke sumber air baku menjadi perhatian serius Pemko Banjarmasin. Yamin meminta dinas terkait dan PT PAM Bandarmasih (PDAM) melakukan langkah strategis.

“Kita mendorong koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk membangun kantong/tampungan air cadangan skala besar (embung) agar Kota Banjarmasin terhindar dari krisis air bersih,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu pun mengimbau kepada masyarakat dan petani untuk memanfaatkan air secara hemat dan bijak selama pasokan air asin mulai masuk.

​Menanggapi cuaca panas ekstrem serta maraknya kasus kebakaran lahan dan pemukiman di daerah tetangga, Wali Kota Yamin menyampaikan kepada masyarakat agar ekstra hati-hati terhadap kondisi rumah dan instalasi listrik guna mengantisipasi maraknya musibah kebakaran di musim panas.

“Dan tentunya masyarakat diharapkan agar mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak akibat paparan cuaca panas yang luar biasa dan menggunakan masker saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan dari dampak buruk debu dan asap kebakaran,” pungkasnya. (Rian/Razie)

Related posts

Miliki Potensi Besar di bidang Pangan, Hanif Faisol: Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program KSPEAN

razie albanjari

Sambut Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Bakal Hadirkan Shuttle Gratis dan Bus Listrik Jumbo

razie albanjari

Diselimuti Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang dan Pernapasan Warga Banjarmasin Mulai Terganggu

razie albanjari

Leave a Comment