tilikbanua.com
Berita Utama

Sempat Tertahan di Aceh Akibat Erupsi Anak Krakatau, Rombongan Umrah Kalsel Bersyukur Tiba Selamat di Banua

BANJARBARU, tilikbanua.com – Bencana erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu sebaran abu vulkanik di wilayah udara Pulau Jawa berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Ratusan jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi bagian dari penumpang yang harus mengalami pengalihan rute hingga penundaan jadwal penerbangan saat perjalanan pulang menuju Tanah Air.

Salah satu jemaah umrah asal Banjarmasin, Nur Rina, menceritakan pengalaman tak terduga yang dialaminya bersama rombongan.

Akibat abu vulkanik yang membahayakan keselamatan penerbangan, pesawat yang dibawanya tidak dapat mendarat di Jakarta dan terpaksa divert (dialihkan) menuju Aceh.

“Itu kan karena abu vulkaniknya Anak Krakatau, jadi kami tidak bisa mendarat di Jakarta (Soekarno-Hatta), jadi dipindahkan ke Aceh,” ujar Nur Rina saat diwawancarai di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru.

Ia menjelaskan saat tiba di Aceh sejak Sabtu, para jemaah sempat memanfaatkan waktu transit paksa tersebut untuk beribadah di Masjid Raya Baiturrahman. m

Rombongan juga memfungsikan gedung baru di Embarkasi Aceh sebagai tempat penginapan sementara selama satu malam.

Kendati begitu segala kebutuhan logistik, akomodasi, hingga moda transportasi darat selama pengalihan rute dipastikan ditanggung penuh oleh pihak maskapai penerbangan dan agen travel.

Meski sempat mengalami ketidakpastian akibat perubahan jadwal dan pengumuman delay di papan informasi bandara, rombongan akhirnya mendapatkan kepastian dari tim penanganan untuk diberangkatkan kembali menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Terminal 3.

Senada dengan Rina, jemaah asal Pasar Lama, Sriyatmi, mengungkapkan rasa syukurnya meski harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan akibat penutupan sementara ruang udara bandara tujuan.

“Perasaannya bersyukur sekali, alhamdulillah sampai ke Tanah Air lagi dengan selamat. Memang katanya tidak bisa ke sana (Jakarta) dan ditunda penerbangannya karena bandaranya tutup,” tuturnya.

Setelah sempat menginap semalam di Aceh dan menjalani perjalanan pengalihan lanjutan, para jemaah kini berangsur diberangkatkan kembali menuju titik transit lanjutan dan daerah asal dalam kondisi sehat dan selamat. (Caca/Razie)

Related posts

Diburu Peserta Lelang, Aset Tak Produktif Pemprov Kalsel Berkontribusi Rp434,8 Juta untuk PAD

razie albanjari

Minim Cadangan Daya, Sistem Kelistrikan Kalselteng Rentan Lumpuh Saat Pembangkit Alami Gangguan

razie albanjari

Kalsel Tetapkan Siaga Darurat Karhutla, Muhidin Minta Semua Daerah Siap

razie albanjari

Leave a Comment