tilikbanua.com
Berita Utama

Soroti Masih Rendahnya Kesadaran Pedagang, TNI Gabungan dan Perumda Pasar Bersihkan Sentra Antasari

BANJARMASI, tilikbanua.com – Masih maraknya perilaku pedagang yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan menjadi perhatian serius dalam aksi “Gerakan TNI Peduli Sampah” di kawasan Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin Tengah, Kamis (03/09/2026).

​Aksi gotong royong yang digelar Korem 101/Antasari bersama Kodim 1007/Banjarmasin, Polresta, Lanal, Pemko Banjarmasin, serta Perumda Pasar ini diadakan dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026.

Di lapangan, ratusan personel gabungan harus bekerja ekstra memungut sampah organik dan non-organik yang berserakan di lapak-lapak pedagang.

​Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, didampingi Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi, menegaskan bahwa pasar merupakan sentra aktivitas masyarakat yang seharusnya menjadi contoh penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Pasar ini sentral kegiatan masyarakat sekaligus ikon kota. Lingkungan yang bersih sangat penting untuk mendukung pola hidup sehat. Jika kawasan pasar yang padat ini bisa bersih, tentu akan menjadi contoh bagi lokasi-lokasi lainnya,” ujar Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi usai membagi personel ke titik-titik tumpukan sampah.

​Di sisi lain, Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, Muhammad Abdan Syakura, menyayangkan masih banyaknya pedagang yang kurang memiliki kesadaran (aware) dan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan tempat mereka mencari nafkah.

​”Kita lihat sendiri di lapangan, masih banyak pedagang yang kurang aware terhadap lingkungannya sendiri. Kebersihan pasar ini adalah tanggung jawab kita bersama, karena pasar adalah denyut nadi ekonomi,” kata Abdan.

​Menanggapi kondisi tersebut, pihak Perumda Pasar memastikan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas ke depannya.

​”Ke depan kami akan bertindak lebih tegas kepada pedagang-pedagang yang membuang sampah seenaknya. Pengelolaan pasar kini tertata di bawah Perumda Pasar, jadi pedagang tidak bisa lagi berdagang seenaknya tanpa memedulikan lingkungan,” tegasnya.

Selain penertiban dan pembenahan kawasan termasuk penataan PKL, pihaknya juga mulai menjalankan program pemilahan sampah basah (organik) dan sampah kering (non-organik) untuk meminimalisasi volume sampah di Pasar Sentra Antasari.

Abdan berharap, adanya aksi nyata dari TNI dan pengetatan aturan ini dapat menggugah kesadaran para pedagang dan pengunjung demi terciptanya pasar rakyat yang asri dan nyaman. (Rian/Razie)

Related posts

Minim Cadangan Daya, Sistem Kelistrikan Kalselteng Rentan Lumpuh Saat Pembangkit Alami Gangguan

razie albanjari

Kantor Dinkes Banjar Digeledah, Kejari Sita Puluhan Dokumen

razie albanjari

Sebut Sangat Curam dan Berpotensi Bikin Banjir, Dinas PUPR Banjarmasin bakal Koordinasi dengan BWS III Soal Jembatan Simpang Ulin-Veteran

razie albanjari

Leave a Comment