tilikbanua.com
Pendidikan

Dakwah di Era Media Sosial, PDM Batola Dorong Kader Kuasai Jurnalistik dan Videografi

Marabahan, tilikbanua.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barito Kuala (Batola) mendorong kader dan masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan media digital, tetapi mampu menjadi pembuat konten yang kreatif, beretika, dan membawa pesan positif.

Semangat tersebut disampaikan dalam kegiatan Workshop Digital Creator yang digelar di Aula SKB Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan PDM Barito Kuala dengan materi utama jurnalistik dan videografi.

Sekretaris PDM Barito Kuala, HM. Rasyidi, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah ruang publik. Jika sebelumnya ruang publik lebih banyak berlangsung secara fisik, kini interaksi dan penyebaran informasi berlangsung sangat cepat melalui layar dan media sosial.

“Di era digital saat ini, ruang publik tidak lagi hanya berbentuk fisik, melainkan telah berpindah ke layar kaca dan media sosial. Informasi bergerak pesat, membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi dakwah umat dan pembangunan karakter masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kemampuan menjadi seorang digital creator menjadi semakin penting. Tidak hanya menguasai aspek teknis dalam membuat konten, tetapi juga memahami etika, integritas, serta nilai-nilai keislaman dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ia menilai workshop tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun karakter para pembuat konten, khususnya di lingkungan Muhammadiyah dan masyarakat Barito Kuala.

“Melalui kegiatan ini, kita berikhtiar membangun karakter, melahirkan pembuat konten yang beretika, memiliki integritas, serta berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan keberadaban di dunia maya,” jelasnya.

Selain membangun karakter, workshop tersebut juga diarahkan untuk mengasah kreativitas dan kemandirian. Kader serta warga Muhammadiyah diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, baik untuk pengembangan potensi diri maupun membuka peluang kemandirian ekonomi.

Rasyidi menambahkan, kemampuan membuat konten juga dapat menjadi bagian dari upaya memajukan umat dan masyarakat. Media digital, kata dia, dapat dimanfaatkan sebagai sarana dakwah yang berkemajuan dengan menghadirkan pesan kebaikan, solusi, serta inspirasi bagi masyarakat luas.

“Jadikan media digital sebagai sarana dakwah yang berkemajuan, menyebarkan pesan kebaikan, serta memberikan solusi dan inspirasi nyata bagi masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap workshop tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus beraktualisasi dengan semangat dan ketekunan. Penguasaan teknologi, menurutnya, harus diikuti dengan kemampuan menghasilkan karya yang sehat dan kompetitif.

“Jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk menguasai teknologi, bukan sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi pencerah di ruang digital,” tegasnya.

Workshop Digital Creator tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan praktis melalui materi jurnalistik dan videografi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung peserta dalam menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan bertanggung jawab.

“Mari berkarya secara sehat dan kompetitif dengan Digital Creator bersama PDM, PCM, PRM dan masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

​Senyum Kesetaraan di Halaman SD Kartika V-7: Saat Kemerdekaan Berarti Ruang untuk Semua Anak​

razie albanjari

Lomba Makan Kerupuk “Syar’i” dan Bazar, Cara Seru SDIT Ukhuwah dan SDIT Ukhuwah 2 Tanamkan Nilai Akhlak dan Jiwa Wirausaha

razie albanjari

Buka MPLS, Wali Kota Lisa Halaby Tekankan Adab dan Disiplin bagi Siswa SR Terintegrasi 2

razie albanjari

Leave a Comment